Yogyakarta (prapanca.id) – Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) angkatan 2024 menggelar pameran bertajuk “44 Zine: Mari Membaca Perilaku Konsumen” di My Knowledge Hub, Perpustakaan UMY Gedung D Lantai 2, Senin (26/1/2026). Pameran ini menjadi ruang ekspresi akademik sekaligus kreatif bagi mahasiswa dalam membaca dan merefleksikan dinamika perilaku konsumen di masyarakat.
Pameran menampilkan puluhan karya zine, yakni media publikasi independen berbentuk cetak yang memadukan tulisan jurnalistik, visual ilustratif, dan pendekatan naratif. Melalui zine, mahasiswa menyampaikan hasil observasi lapangan terhadap berbagai fenomena konsumsi secara lebih dekat dengan realitas keseharian dan mudah dipahami oleh publik.
Kegiatan ini merupakan luaran dari mata kuliah Perilaku Konsumen yang diikuti mahasiswa kelas F, G, H, I, K, dan L. Tidak hanya mempelajari teori di ruang kelas, mahasiswa ditantang menerapkan konsep akademik tersebut dalam bentuk karya feature yang komunikatif dan kontekstual.
Dosen pengampu mata kuliah Perilaku Konsumen, Erwan Sudiwijaya, menjelaskan bahwa zine dipilih sebagai medium pembelajaran karena mampu menjembatani pendekatan akademik dengan kreativitas mahasiswa. Melalui proses reportase langsung, mahasiswa mengaitkan fenomena perilaku konsumen yang ditemui di lapangan dengan teori yang dipelajari, lalu mengemasnya dalam format yang menarik dan reflektif.
Sebanyak enam isu utama diangkat dalam pameran ini, mulai dari fenomena Rojali dan Rohana (rombongan jarang beli dan rombongan hanya nanya), Hijrah, Pengejar Validasi, Scroll, Click, Check Out, Remaja Jompo, hingga Dope Destination. Tema-tema tersebut merepresentasikan pola konsumen dalam mencari informasi, mengambil keputusan, serta memaknai aktivitas konsumsi di era digital.
Salah satu peserta pameran, Rizky Repaldi, mahasiswa Ilmu Komunikasi angkatan 2024, mengangkat tema Hijrah dengan pendekatan ruang jeda. Ia memaknai hijrah sebagai proses reflektif yang tidak instan, sebuah narasi yang dinilai lebih mudah disampaikan melalui medium zine yang personal dan visual.
Kepala Program Studi Ilmu Komunikasi UMY, Dr. Filosa Gita Submono, menilai pameran ini sebagai bagian penting dari proses pembelajaran mahasiswa sebelum memasuki konsentrasi studi di semester berikutnya. Menurutnya, pemahaman perilaku konsumen merupakan fondasi utama dalam berbagai bidang komunikasi, mulai dari public relations, broadcasting, hingga advertising.
Apresiasi juga datang dari Kepala Perpustakaan UMY, Novy Diana Fauzie, yang menilai pameran “44 Zine” berhasil menghidupkan ruang perpustakaan sebagai pusat literasi kreatif. Zine dinilai relevan sebagai medium generasi muda dalam membaca realitas sosial dan menyampaikannya secara komunikatif.
Melalui pameran ini, mahasiswa Ilmu Komunikasi UMY diharapkan tidak hanya memahami perilaku konsumen secara konseptual, tetapi juga terampil mengamati, menganalisis, dan mengomunikasikan fenomena sosial secara kritis dan aplikatif, sejalan dengan kebutuhan industri komunikasi yang terus berkembang. (anz)

