Surabaya (prapanca.id) – Bintang muda Victor Wembanyama tampil gemilang saat memimpin San Antonio Spurs meraih kemenangan 115-102 atas Charlotte Hornets dalam lanjutan musim reguler National Basketball Association, Sabtu (14/3) waktu Amerika Serikat.
Dalam pertandingan tersebut, Wembanyama mencatat performa impresif dengan torehan 32 poin, 12 rebound, 8 assist, dan 3 blok. Penampilan itu menjadi sorotan karena ia baru kembali bermain setelah absen satu pertandingan sebelumnya.
Pemain asal Prancis tersebut juga tampil efisien dalam penyelesaian serangan. Ia memasukkan 13 dari 24 percobaan tembakan lapangan, termasuk lima tripoin dari 10 percobaan.
Dalam lima pertandingan terakhirnya, Wembanyama menunjukkan peningkatan akurasi tembakan jarak jauh dengan persentase tripoin mencapai hampir 47 persen, setelah mencetak 23 dari total 49 percobaan.
Selain Wembanyama, Spurs juga mendapat kontribusi penting dari beberapa pemain lain.
De’Aaron Fox menambah 17 poin untuk tim tuan rumah, sementara rookie Stephon Castle tampil efektif dengan 15 poin dan 10 assist.
Dukungan tambahan datang dari Keldon Johnson yang mencetak 13 poin serta Luke Kornet dengan sumbangan 10 poin.
Meski sempat mendapat tekanan ketika Hornets melakukan serangan balik pada kuarter ketiga, Spurs mampu menjaga ritme permainan hingga akhirnya memastikan kemenangan.
Di kubu Hornets, Miles Bridges menjadi pencetak angka terbanyak dengan 22 poin.
Ia mendapat dukungan dari Kon Knueppel yang mencetak 20 poin, sementara Coby White menyumbang 18 poin dari bangku cadangan.
Playmaker utama tim, LaMelo Ball, turut menyumbang 17 poin, namun kontribusi tersebut belum cukup untuk menghentikan dominasi Spurs.
Kekalahan ini juga menghentikan tren kemenangan dua pertandingan beruntun yang sebelumnya diraih Charlotte.
Secara statistik musim ini, kedua tim memiliki profil tembakan yang tidak jauh berbeda.
Spurs mencatat akurasi tembakan lapangan sebesar 48 persen sepanjang musim, sedikit lebih baik dibandingkan angka yang biasanya mampu dipertahankan Hornets terhadap lawan mereka, yakni 47 persen.
Sementara itu, Hornets memiliki rata-rata akurasi tembakan 45,9 persen, sedikit lebih tinggi dari rata-rata akurasi lawan Spurs yang berada di angka 45,2 persen.
Performa kedua tim dalam beberapa pertandingan terakhir juga cukup impresif.
Dalam 10 laga terakhir, Spurs mencatat rekor 8 kemenangan dan 2 kekalahan dengan rata-rata 120,8 poin per pertandingan.
Hornets memiliki catatan yang sama dalam periode tersebut, yakni 8 kemenangan dan 2 kekalahan, dengan rata-rata 117,6 poin per laga dan hanya kebobolan sekitar 104 poin.
Kemenangan ini semakin memperkuat posisi Spurs di klasemen Wilayah Barat.
San Antonio kini memiliki rekor 49 kemenangan dan 18 kekalahan, sekaligus memperpanjang tren positif dengan memenangkan 17 dari 19 pertandingan terakhir.
Spurs saat ini menempati posisi kedua di Wilayah Barat, unggul sekitar tujuh setengah gim dari Houston Rockets yang berada di peringkat ketiga dengan rekor 41-25.
Namun Spurs masih tertinggal tiga gim dari pemuncak klasemen Oklahoma City Thunder yang memiliki rekor 52 kemenangan dan 15 kekalahan.
Dengan performa konsisten yang ditunjukkan dalam beberapa pekan terakhir, Spurs semakin memperlihatkan diri sebagai salah satu kandidat kuat dalam persaingan menuju babak playoff musim ini. (ant)

