Jakarta (prapanca.id) – Bogor Hornbills resmi menorehkan sejarah baru di kancah basket nasional setelah keluar sebagai juara IBL GoPay 2026. Tim asal Kota Bogor itu memastikan gelar pertama dalam sejarah klub usai mengalahkan Pelita Jaya Basketball dengan skor tipis 64-61 pada Game 5 Final yang berlangsung di PJ Arena, Jakarta, Minggu (28/6/2026) malam.
Kemenangan tersebut sekaligus mengakhiri perjalanan luar biasa Hornbills yang hanya dalam waktu empat musim sejak bergabung ke Indonesian Basketball League (IBL) pada 2022 berhasil menembus puncak kompetisi basket profesional Indonesia.
Tak hanya mengangkat trofi untuk pertama kalinya, Hornbills juga menjadi klub pertama asal Bogor yang berhasil menjuarai IBL.
Kesuksesan Bogor Hornbills musim ini menjadi salah satu kisah paling fenomenal dalam sejarah IBL.
Musim lalu, Hornbills bahkan gagal menembus babak playoff. Namun di bawah racikan tim pelatih dan performa konsisten sepanjang musim, mereka mampu melakukan transformasi drastis hingga menjadi juara.
Perjalanan menuju trofi pun tidak mudah. Final IBL 2026 menggunakan format best of five, sistem baru yang pertama kali diterapkan sejak babak semifinal.
Hornbills sempat tertinggal lebih dulu setelah kalah 87-90 melalui babak overtime pada Game 1.
Mereka kemudian bangkit dengan kemenangan telak 83-63 pada Game 2 sebelum kembali tertinggal usai menyerah 61-74 di Game 3 yang berlangsung di Bogor.
Mental juara mulai terlihat ketika Hornbills memenangi Game 4 dengan skor 85-72 sehingga memaksa final berlanjut hingga laga penentuan.
Pada Game 5, Hornbills tampil lebih tenang dan disiplin hingga akhirnya mengunci kemenangan 64-61 sekaligus memastikan gelar juara pertama sepanjang sejarah klub.
Bogor Hornbills langsung mengambil inisiatif serangan sejak kuarter pertama.
Pertahanan agresif dipadukan dengan penyelesaian akhir yang efektif membuat mereka mampu menciptakan jarak cukup jauh atas Pelita Jaya.
Hornbills menutup babak pertama dengan keunggulan 45-31, berkat permainan impresif Travin Thibodeaux yang sudah mengoleksi 12 poin sebelum jeda pertandingan.
Keunggulan tersebut menjadi modal penting menghadapi tekanan dari tim tuan rumah.
Memasuki babak kedua, Pelita Jaya meningkatkan intensitas permainan.
Jeffree Withey dan Perrin Buford beberapa kali sukses memangkas selisih angka melalui kombinasi permainan di bawah ring dan tembakan jarak jauh.
Produktivitas Hornbills sempat menurun drastis. Mereka hanya mencetak delapan poin pada kuarter ketiga dan sebelas poin pada kuarter terakhir.
Meski demikian, pertahanan disiplin serta ketenangan para pemain dalam mengelola tempo pertandingan membuat Hornbills mampu mempertahankan keunggulan hingga buzzer terakhir berbunyi.
Keberhasilan Hornbills tidak lepas dari penampilan luar biasa Travin Thibodeaux.
Pebasket asal Amerika Serikat tersebut tampil sebagai motor permainan sekaligus menjadi pemain paling menentukan pada laga penentuan.
Ia mencatatkan 22 poin, 11 rebound, dan 9 assist, hanya terpaut satu assist dari catatan triple-double.
Penampilan impresif itu mengantarkan Thibodeaux meraih penghargaan Finals MVP IBL GoPay 2026.
Sementara Stephaun Branch turut memberikan kontribusi besar dengan menyumbangkan 17 poin.
Dari kubu Pelita Jaya, Jeffree Withey membukukan 19 poin dan 12 rebound, sedangkan Perrin Buford menorehkan 18 poin, 11 rebound, dan 9 assist.
Kesuksesan Hornbills semakin mempertegas ketatnya persaingan di kompetisi basket Indonesia.
Mereka menjadi juara kelima yang berbeda dalam lima musim terakhir IBL, sebuah catatan yang menunjukkan semakin meratanya kekuatan antarklub.
Dominasi tim-tim besar kini mulai mendapat tantangan dari klub-klub yang mampu membangun fondasi organisasi dan skuad secara konsisten.
Bagi Bogor Hornbills, trofi ini bukan sekadar gelar juara pertama, tetapi juga simbol keberhasilan membangun tim dari status underdog menjadi penguasa baru basket nasional.
Dengan kemenangan ini, Bogor Hornbills resmi mengakhiri musim sebagai juara IBL GoPay 2026. Transformasi luar biasa dari tim yang gagal lolos playoff musim lalu menjadi kampiun liga membuktikan bahwa kerja keras, konsistensi, dan mental juara mampu mengubah sejarah.
Gelar perdana ini juga menjadi tonggak baru bagi perkembangan basket di Kota Bogor sekaligus menambah warna dalam persaingan kompetisi basket profesional Indonesia. (ant)

