Surabaya (prapanca.id) – Hasil mengejutkan terjadi di Piala Thomas 2026. Tim Thomas Indonesia untuk pertama kalinya harus tersingkir di fase grup setelah kalah 1-4 dari Prancis dalam laga penentuan Grup D.
Kekalahan tersebut membuat Indonesia finis di peringkat ketiga klasemen, di bawah Prancis dan Thailand yang berhak melaju ke babak perempat final.
Pada partai pembuka, Jonatan Christie harus mengakui keunggulan Christo Popov dalam dua gim langsung 19-21 dan 14-21.
Jonatan mengungkapkan dirinya sempat kesulitan menjaga konsistensi permainan, terutama setelah kehilangan momentum di gim pertama.
Indonesia kembali gagal meraih poin pada laga kedua. Alwi Farhan takluk dari Alex Lanier dengan skor 16-21 dan 19-21.
Alwi mengakui lawan tampil dengan kekuatan pukulan yang lebih dominan sehingga sulit diantisipasi.
Harapan sempat muncul saat Anthony Sinisuka Ginting memberikan perlawanan sengit. Namun, ia harus menyerah dari Toma Junior Popov melalui rubber game 22-20, 15-21, dan 20-22.
Ginting mengaku sempat mengalami kram yang memengaruhi performanya di poin-poin krusial.
Nasib Indonesia dipastikan setelah pasangan Sabar Karyaman Gustama / Moh Reza Pahlevi Isfahani kalah dari duet Prancis Eloi Adam/Leo Rossi dengan skor identik 19-21, 19-21.
Hasil tersebut membuat Indonesia tidak mungkin lagi mengejar poin untuk lolos, meskipun pasangan Fajar Alfian / Muhammad Shohibul Fikri berhasil meraih kemenangan di partai terakhir.
Kegagalan ini menjadi catatan pahit bagi Indonesia yang selama ini dikenal sebagai salah satu kekuatan utama bulu tangkis dunia. Untuk pertama kalinya, tim Merah Putih harus terhenti di fase grup Piala Thomas.
Hasil ini sekaligus menjadi bahan evaluasi besar bagi sektor tunggal dan ganda putra Indonesia ke depan, terutama dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat di level internasional. (ant)

