Jakarta (prapanca.id) – Tangerang Hawks Basketball akhirnya memutus tren negatif mereka di kompetisi IBL 2026. Bermain di GOR Ciracas, Jakarta Timur, Hawks sukses melakukan comeback luar biasa dengan menaklukkan tuan rumah Hangtuah Jakarta 79-72, Jumat malam.
Kemenangan ini menjadi yang kedua bagi wakil Kota Tangerang dari lima laga yang sudah dijalani musim ini. Hasil tersebut terasa spesial karena Hawks sempat tertinggal hingga 19 poin sejak kuarter awal.
Hangtuah Jakarta tampil meyakinkan di hadapan publik sendiri. Permainan agresif sejak tip-off membuat mereka melesat jauh dan menutup kuarter pertama dengan keunggulan telak 33-14, margin terbesar sepanjang pertandingan.
Namun, situasi berubah pada kuarter kedua. Produktivitas poin Hangtuah menurun drastis setelah hanya mampu mencetak 11 angka. Momentum itu dimanfaatkan Hawks untuk perlahan memperkecil jarak dan kembali masuk ke permainan.
Keuntungan besar bagi tim tamu datang pada kuarter ketiga. Hangtuah harus kehilangan center asing andalan mereka, Rakeem Christmas, yang dikeluarkan dari pertandingan pada menit keempat akibat unsportmanlike foul, setelah sebelumnya menerima technical foul di kuarter kedua.
Kehilangan tersebut berdampak besar. Tangerang Hawks tampil agresif dan eksplosif dengan mencetak 32 poin di kuarter ketiga, termasuk enam tembakan tiga angka dari delapan percobaan. Hawks pun berbalik unggul 61-56 saat memasuki kuarter penentuan.
Drama belum berakhir. Pada kuarter keempat, Hawks kehilangan Joao Vitor Franca Dos Santos yang harus keluar lebih awal karena foul out. Sebelum meninggalkan lapangan, Franca tampil dominan dengan torehan 22 poin, 15 rebound, lima assist, dan satu blok dalam 38 menit bermain.
Meski kehilangan pemain kunci, Hawks tetap solid. Jeantal Cylla menjadi pembeda setelah tampil jauh lebih efektif di paruh kedua. Ia mencetak 16 poin usai jeda, setelah hanya menyumbang satu poin di paruh pertama. Cylla menutup laga dengan catatan 17 poin, lima rebound, empat blok, dan tiga assist.
Peran penting juga dimainkan Yesaya Saudale, yang menjadi motor kebangkitan tim. Ia mencatatkan 17 poin, tujuh rebound, enam assist, dan tiga steal, termasuk empat tripoin krusial pada kuarter ketiga. Joshua Cunningham turut berkontribusi dengan double-double, yakni 10 poin, 18 rebound, dan enam assist.
Di kubu Hangtuah Jakarta, Nicholas Hornsby tampil luar biasa dengan membukukan 36 poin, 15 rebound, enam steal, dan tiga assist dalam 38 menit 19 detik. Sementara Vander Lee Blue II menambahkan 18 poin.
Kekalahan ini menjadi pukulan bagi Hangtuah Jakarta. Ini adalah kali kedua mereka gagal mempertahankan keunggulan besar musim ini, setelah sebelumnya juga tumbang dari Dewa United Banten meski sempat unggul hingga 24 poin. (ant)

