Napoli (prapanca.id) – Klub juara Serie A, Napoli, dikabarkan semakin intens dalam upaya mendatangkan gelandang muda Kobbie Mainoo dari Manchester United pada bursa transfer Januari 2026. Menurut laporan TEAMtalk, negosiasi antara kedua pihak telah memasuki tahap lanjutan, dan kepindahan pemain asal Inggris itu disebut semakin dekat menjadi kenyataan.
Mainoo, yang kini berusia 20 tahun, dikabarkan mulai frustrasi dengan minimnya kesempatan bermain di bawah asuhan pelatih Ruben Amorim. Sepanjang musim 2025/2026, ia baru sekali tampil sebagai starter, yakni saat Manchester United tersingkir secara mengejutkan dari Grimsby Town pada putaran kedua EFL Cup. Di ajang Premier League, ia belum sekalipun turun sejak menit awal dan hanya mencatatkan total 138 menit bermain sejauh musim ini berlangsung.
Kondisi tersebut membuat posisi Mainoo di Timnas Inggris menjelang Piala Dunia 2026 berada dalam ancaman. Karena itu, sang gelandang diyakini akan kembali meminta izin untuk dipinjamkan pada jendela transfer musim dingin. Napoli menjadi klub yang paling serius mengajukan penawaran, dengan pelatih Antonio Conte disebut sangat menginginkan kehadiran Mainoo di lini tengahnya untuk paruh kedua musim ini.
Sumber internal Napoli menyebutkan bahwa klub asal Italia itu siap menanggung penuh gaji Mainoo sebesar £45.000 per pekan dan memasukkan opsi pembelian permanen pada akhir musim. Presiden Napoli, Aurelio de Laurentiis, juga dilaporkan telah berdiskusi dengan tim rekrutmen mengenai peran Mainoo dalam sistem permainan Conte.
Meski demikian, Manchester United dikabarkan enggan melepas pemain mudanya tanpa terlebih dahulu mendapatkan pengganti yang sepadan. Pembicaraan internal di Old Trafford mengenai kemungkinan kehilangan Mainoo disebut sudah “dipercepat,” dengan beberapa nama incaran telah masuk radar klub.
Salah satu opsi yang sedang dipertimbangkan adalah mendatangkan Conor Gallagher dari Atletico Madrid, yang juga dikabarkan mengalami situasi serupa di klubnya. Jika transfer Gallagher terealisasi, Manchester United diprediksi tidak akan menghalangi langkah Mainoo menuju Italia.
Sementara itu, pelatih Ruben Amorim diyakini berada dalam posisi sulit. Ia ingin menjaga keseimbangan skuat di tengah jadwal padat serta potensi kehilangan sejumlah pemain akibat keikutsertaan mereka di Piala Afrika 2026. Kehilangan Bryan Mbeumo, misalnya, dapat memaksa Bruno Fernandes bermain lebih maju, membuka ruang bagi Mainoo untuk bersaing dengan Manuel Ugarte di lini tengah.
Namun, bila situasi bermain untuk Mainoo tak kunjung membaik, langkah menuju Napoli tampaknya menjadi pilihan realistis. Di klub itu, ia berpeluang mendapatkan menit bermain reguler sekaligus bereuni dengan mantan rekan setimnya, Scott McTominay, yang kini tampil impresif di bawah asuhan Antonio Conte.
Kepindahan ke Serie A bisa menjadi kesempatan berharga bagi Mainoo untuk menghidupkan kembali kariernya dan mempertahankan tempat di tim nasional Inggris menjelang turnamen besar tahun depan.

