Surabaya (prapanca.id) – Rookie sensasional Kon Knueppel kembali menorehkan sejarah di musim debutnya bersama Charlotte Hornets. Pemain pilihan nomor 4 Draft NBA 2025 itu resmi memecahkan rekor tripoin rookie NBA milik Keegan Murray.
Knueppel mencetak tripoin ke-207 musim ini saat Hornets menghadapi Indiana Pacers, Kamis malam (26/2) waktu Amerika Serikat. Ia memasukkan lima tripoin di babak pertama sebelum akhirnya memecahkan rekor tersebut pada kuarter ketiga.
Sebagai perbandingan, Murray membutuhkan 80 pertandingan pada musim 2022–2023 untuk mencapai angka tersebut. Sementara Knueppel hanya memerlukan 59 pertandingan dan masih memiliki 23 laga tersisa musim ini untuk memperlebar jarak rekornya.
Dalam kemenangan 133-109 atas Pacers, Knueppel mencetak 28 poin dengan akurasi impresif:
- 8 dari 12 tembakan tripoin
- 10 dari 17 tembakan keseluruhan
Sementara itu, Brandon Miller memimpin perolehan angka Charlotte dengan 33 poin, termasuk enam tripoin. LaMelo Ball menambahkan 20 poin, empat rebound, dan delapan assist, sedangkan Moussa Diabate mengamankan 11 rebound.
Kemenangan tersebut semakin memperkuat posisi Hornets dalam perburuan tiket playoff sesuatu yang belum mereka capai sejak musim 2015–2016.
Knueppel kini menjadi kandidat kuat peraih penghargaan NBA Rookie of the Year. Ia bersaing dengan mantan rekan setimnya di Duke, Cooper Flagg, yang terpilih sebagai pilihan pertama oleh Dallas Mavericks pada Draft NBA 2025.
Knueppel berkembang pesat dalam sistem ofensif Charles Lee yang mengandalkan pergerakan bola dan tembakan terbuka. Bermain berdampingan dengan playmaker seperti LaMelo Ball membuatnya sering mendapat peluang tembakan dalam situasi catch-and-shoot.
Menurut data Cleaning the Glass, sekitar 93 persen tripoin Knueppel musim ini berasal dari assist, menunjukkan efektivitasnya sebagai eksekutor jarak jauh.
Latar belakangnya yang sejak muda bermain melawan lawan lebih tua di liga pria Milwaukee juga membentuk kecerdasan basket serta insting mencari ruang kosong di lapangan.
Dipilih dari Duke sebagai pick keempat, Knueppel kini menjadi bagian inti muda Hornets bersama Ball dan Miller. Kombinasi ini memberi harapan baru bagi Charlotte untuk kembali menjadi kekuatan kompetitif di Wilayah Timur.
Dengan sisa pertandingan musim reguler, Knueppel berpeluang memperkokoh rekornya sekaligus memperbesar peluang Hornets kembali ke babak playoff sesuatu yang sudah lama dinantikan para penggemarnya. (ant)

