Inglewood (prapanca.id) – Pertandingan ketiga babak penyisihan NBA All-Star Game 2026 menghadirkan duel krusial antara Tim Stripes dan Tim World. Laga ini menjadi penentu arah klasemen mini turnamen.
Sebelum pertandingan dimulai, USA Stars menutup dua laga dengan rekor 1-1. Tim Stripes mengantongi rekor 1-0, sementara Tim World berada di posisi tertekan setelah kalah pada laga sebelumnya.
Tim World yang membutuhkan kemenangan tampil agresif sejak awal. Mereka unggul 27-20 saat time-out dengan sisa waktu 6:45.
Bintang muda Victor Wembanyama menjadi motor serangan dengan mencetak 11 poin dari 4 tembakan masuk dalam 5 percobaan. Performa impresif tersebut membuatnya digadang-gadang sebagai kandidat MVP laga, asalkan mampu membawa timnya meraih kemenangan.
Jika Tim World menang, maka ketiga tim akan sama-sama mengoleksi satu kemenangan dan penentuan posisi ditentukan lewat selisih poin.
Namun, Tim World tidak memperhitungkan kebangkitan Kawhi Leonard. Pemain yang masuk skuad All-Star di menit-menit akhir itu tampil luar biasa.
Leonard mencetak 19 dari total 31 poin Tim Stripes saat skor berbalik menjadi 31-29 dengan sisa waktu 4:51. Ia tampil sempurna dengan memasukkan seluruh tujuh percobaan tembakan lapangan, termasuk lima tembakan tiga angka.
Ketajaman Leonard membuat laga berlangsung ketat hingga detik akhir.
Pada akhirnya, Leonard menutup pertandingan dengan total 31 poin dan membawa Tim Stripes meraih kemenangan tipis 48-45 atas Tim World.
Hasil ini memastikan posisi Tim Stripes tetap kompetitif dalam format round-robin yang diperkenalkan tahun ini. Sementara itu, Tim World harus mengubur harapan untuk melangkah lebih jauh.
Format baru dengan durasi pertandingan 12 menit kembali membuktikan efektivitasnya. Intensitas tinggi dan persaingan ketat membuat setiap laga terasa menentukan, sekaligus memberi warna berbeda bagi NBA All-Star Weekend 2026.

