Jakarta (prapanca.id) – Iran kembali menegaskan dominasinya sebagai kekuatan utama futsal Asia setelah sukses menjuarai Piala Asia Futsal 2026. Tim asuhan Vahid Shamsaei memastikan gelar juara usai menaklukkan Timnas Futsal Indonesia melalui drama adu tendangan penalti di Indonesia Arena, Senayan, Sabtu malam (7/2/2026).
Laga final berlangsung ketat sejak awal hingga waktu normal berakhir. Timnas Futsal Indonesia tampil berani dan disiplin, mampu mengimbangi permainan Iran yang dikenal memiliki pengalaman serta kualitas individu mumpuni. Ketangguhan kedua tim membuat pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti, di mana Iran akhirnya keluar sebagai pemenang.
Meski harus puas sebagai runner-up, performa Timnas Futsal Indonesia mendapat apresiasi tinggi dari kubu lawan. Iran menilai perkembangan permainan Indonesia sangat signifikan dan menunjukkan peningkatan yang jarang terlihat dalam beberapa edisi terakhir Piala Asia Futsal.
Namun demikian, fokus utama tim Iran tetap tertuju pada keberhasilan mereka sendiri. Iran menilai para pemainnya telah menunjukkan mental juara, terutama karena harus bertanding dalam situasi yang tidak sepenuhnya ideal akibat tekanan internal dan eksternal yang tengah dihadapi negara tersebut.
Gelar juara Piala Asia Futsal 2026 ini pun memiliki makna emosional bagi Iran. Trofi tersebut dipersembahkan sebagai simbol kehormatan dan kebanggaan nasional, sekaligus bukti keberhasilan regenerasi pemain yang dibangun dari pengalaman panjang sang pelatih di dunia futsal internasional.
Keberhasilan ini semakin mengukuhkan status Iran sebagai raja futsal Asia, sementara Timnas Futsal Indonesia menunjukkan bahwa mereka kini layak diperhitungkan di level tertinggi benua. (ant)

