Jakarta (prapanca.id) – Ajang IBL All Star 2026 dipastikan akan kembali digelar dengan konsep baru yang lebih menarik. Event tahunan basket Indonesia ini dijadwalkan berlangsung pada 11 April 2026 di Bandung Arena, Kota Bandung.
Penyelenggara Indonesian Basketball League (IBL) menyiapkan berbagai inovasi untuk meningkatkan pengalaman penonton, termasuk format pertandingan utama yang melibatkan peran aktif para penggemar.
Pada edisi tahun ini, pertandingan utama akan mempertemukan Team Prastawa melawan Team Yudha.
Kedua tim dipimpin oleh dua bintang basket nasional, yakni Andakara Prastawa dari Pelita Jaya Basketball dan Yudha Saputera dari Satria Muda Pertamina Bandung.
Keduanya terpilih sebagai kapten tim melalui sistem voting yang melibatkan penggemar. Setelah terpilih, masing-masing kapten diberikan kebebasan untuk menyusun tim, termasuk memilih pemain dan pelatih.
Setiap tim akan diperkuat oleh 12 pemain, termasuk tiga pemain asing.
Untuk posisi pelatih, Prastawa menunjuk pelatih Pelita Jaya, David Singleton, sementara Yudha memilih pelatih Bogor Hornbills, Cesar Camara Perez.
Direktur IBL, Junas Miradiarsyah, menyebut format ini sebagai bentuk inovasi baru yang memberi ruang lebih besar bagi pemain dan fans dalam menentukan jalannya pertandingan.
Menurutnya, konsep tersebut merupakan kelanjutan dari inovasi sebelumnya, seperti format Future vs Legacy serta Indonesia vs Asing yang pernah diterapkan pada edisi terdahulu.
Selain laga utama, IBL All Star 2026 juga akan dimeriahkan dengan sejumlah acara pendukung yang tak kalah menarik.
Beberapa di antaranya adalah:
- Three Point Contest
- Celebrity Game
- Future Stars Challenge
Khusus untuk Future Stars Challenge, ajang ini akan menampilkan pemain muda berusia di bawah 23 tahun yang dipilih melalui voting penggemar.
Event ini menjadi wadah bagi talenta muda untuk menunjukkan kemampuan mereka di panggung yang lebih besar.
IBL juga tengah mempertimbangkan untuk menghadirkan format One on One sebagai ajang unjuk kemampuan individu pemain. Namun, konsep tersebut masih dalam tahap finalisasi.
Sementara itu, Slam Dunk Contest masih belum dipastikan akan digelar. Pihak IBL mempertimbangkan kualitas peserta agar pertunjukan tetap menarik dan tidak terkesan dipaksakan.
Tak hanya menyuguhkan pertandingan basket, IBL All Star 2026 juga akan menghadirkan hiburan musik untuk menambah semarak acara.
Sejumlah musisi telah dikonfirmasi akan tampil, di antaranya Adrian Khalif serta grup musik asal Indonesia Timur, Moluccan Soul.
Pihak penyelenggara juga membuka kemungkinan adanya penampilan musisi lain yang akan diumumkan mendekati hari pelaksanaan.
Dengan berbagai inovasi dan konsep baru, IBL All Star 2026 diharapkan menjadi salah satu event olahraga dan hiburan terbesar di Indonesia.
Kombinasi antara pertandingan kompetitif, partisipasi penggemar, serta hiburan musik menjadikan ajang ini tidak hanya menarik bagi pecinta basket, tetapi juga masyarakat luas.
Kehadiran bintang-bintang basket nasional serta talenta muda juga menjadi daya tarik tersendiri yang dinantikan oleh penggemar olahraga di Tanah Air. (ant)

