Surabaya (prapanca.id) – Legenda bola basket Dwight Howard resmi mengumumkan pensiun dari dunia basket profesional setelah menjalani karier panjang di National Basketball Association (NBA).
Pengumuman tersebut disampaikan Howard melalui akun media sosial X (Twitter) pada Kamis (12/3) waktu Amerika Serikat. Mantan center dominan ini menutup perjalanan kariernya yang berlangsung selama 18 musim di NBA.
Howard dikenal sebagai salah satu pemain bertahan terbaik di generasinya serta menjadi figur penting dalam sejumlah tim besar selama dua dekade terakhir.
Sepanjang kariernya, Howard mencatat berbagai prestasi individu yang mengukuhkan namanya sebagai salah satu center terbaik dalam sejarah NBA.
Ia tercatat delapan kali terpilih sebagai NBA All-Star serta meraih tiga kali penghargaan Defensive Player of the Year. Selain itu, Howard juga memenangkan penghargaan Rookie of the Year pada 2005 setelah tampil impresif di musim debutnya.
Dalam statistik liga, Howard juga beberapa kali mendominasi kategori rebound. Ia tercatat lima kali menjadi pemimpin rebound NBA, sekaligus menjadi salah satu pemain dengan jumlah rebound dan blok terbanyak sepanjang kariernya.
Salah satu momen paling berkesan dalam karier Howard terjadi ketika ia membawa Orlando Magic melaju ke Final NBA 2009.
Saat itu, performa dominan Howard di bawah ring menjadikannya sosok sentral dalam perjalanan tim menuju babak puncak.
Meski gagal meraih gelar juara pada kesempatan tersebut, kontribusinya tetap dikenang sebagai salah satu periode terbaik dalam sejarah klub.
Puncak karier Howard akhirnya datang pada tahun 2020 ketika ia menjadi bagian dari skuad Los Angeles Lakers yang menjuarai NBA.
Gelar tersebut menjadi trofi juara NBA pertama dalam kariernya sekaligus menambah daftar pencapaian penting setelah bertahun-tahun tampil konsisten di liga.
Setelah resmi pensiun, Howard menyatakan ingin lebih fokus pada kehidupan pribadi serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
Ia juga mengumumkan rencana inisiatif sosial bertajuk “D12 Day”. Dalam program tersebut, Howard berencana melakukan perjalanan ke berbagai kota di dunia setiap tanggal 12 setiap bulannya untuk melakukan kegiatan sosial dan menyebarkan pesan positif kepada komunitas serta para penggemar.
Dalam refleksinya, Howard menyebut perjalanan panjang di dunia basket sebagai pengalaman luar biasa yang membentuk dirinya hingga saat ini.
Ia menyampaikan rasa terima kasih kepada para penggemar, rekan setim, pelatih, hingga para pengkritiknya. Menurutnya, setiap tantangan yang dihadapi sepanjang karier justru membantunya menjadi pribadi yang lebih kuat.
Howard juga mengaku masih memiliki semangat bermain, terutama ketika melihat beberapa pemain tetap berkompetisi di usia mendekati 40 tahun.
Namun bagi Howard, kini saatnya membuka babak baru dalam hidup setelah dua dekade mengabdikan diri di dunia basket profesional. (ant)

