Los Angeles (prapanca.id) – Derby Los Angeles, Lakers kembali gagal meraih hasil positif setelah menelan kekalahan 104-112 dari rival sekota mereka, Los Angeles Clippers, dalam lanjutan NBA 2026. Laga ini berlangsung di Intuit Dome, Inglewood, itu memperlihatkan perbedaan momentum kedua tim yang tengah bergerak ke arah berlawanan.
Kekalahan ini menegaskan penurunan performa Lakers yang belum menemukan konsistensi sejak memasuki paruh musim. Sebaliknya, Clippers justru tampil semakin solid dan melanjutkan tren kebangkitan mereka setelah sempat terpuruk di awal musim.
Clippers tampil lebih efektif sepanjang pertandingan, terutama dalam menjaga tempo dan memanfaatkan kelemahan pertahanan Lakers. Meski Kawhi Leonard masih diragukan tampil akibat masalah lutut, kontribusi kolektif tim tuan rumah mampu menutup absennya sang bintang.
James Harden menjadi salah satu pembeda utama dalam laga ini. Guard veteran tersebut berulang kali menembus area pertahanan Lakers dan memanfaatkan celah di paint, area yang memang menjadi titik lemah Lakers dalam beberapa pertandingan terakhir. Clippers juga tampil disiplin dalam bertahan, memaksa Lakers kesulitan mencetak angka mudah.
Di kubu Lakers, Luka Doncic dan LeBron James kembali menjadi tumpuan utama. Namun, performa keduanya belum cukup untuk mengimbangi permainan kolektif Clippers. Absennya Austin Reaves membuat variasi serangan Lakers terbatas, sementara transisi bertahan mereka kerap terlambat mengantisipasi pergerakan lawan.
Masalah terbesar Lakers kembali terlihat di sisi defensif. Sejak awal Desember, Lakers masih menjadi salah satu tim dengan peringkat pertahanan terburuk di liga. Pada laga ini, mereka kembali kesulitan menahan penetrasi dan rotasi cepat Clippers, yang berujung pada kebobolan poin penting di kuarter keempat.
Hasil ini memperpanjang catatan kurang memuaskan Lakers dalam beberapa pekan terakhir dan membuat posisi mereka di klasemen Wilayah Barat semakin tertekan. Sebaliknya, kemenangan atas Lakers menjadi sinyal kuat kebangkitan Clippers sekaligus mempertegas dominasi mereka dalam derby Los Angeles musim ini.
Selanjutnya, Lakers dituntut segera berbenah jika ingin tetap bersaing di jalur playoff NBA 2026. Sementara itu, Clippers semakin percaya diri menatap laga-laga berikutnya dengan performa yang kian stabil. (ant)

