Milwaukee (prapanca.id) – Milwaukee Bucks membuka paruh kedua musim NBA dengan hasil positif usai meraih kemenangan tipis 112–110 atas Atlanta Hawks di State Farm Arena, Senin malam waktu Amerika Serikat (19/1). Laga ini merupakan bagian dari agenda tahunan NBA yang digelar bertepatan dengan peringatan Hari Martin Luther King Jr.
Kemenangan tersebut mengakhiri tren negatif Bucks yang sebelumnya menelan tiga kekalahan beruntun. Milwaukee kini mencatatkan rekor 18 kemenangan dan 24 kekalahan, sementara Atlanta Hawks harus menerima kekalahan keempat berturut-turut dan turun ke rekor 20–25.
Giannis Antetokounmpo kembali menjadi pusat permainan Bucks. Meski hanya mencetak 21 poin dengan akurasi 7 dari 12 tembakan, peran Giannis sangat krusial di momen-momen akhir. Ia menarik banyak perhatian pertahanan Hawks, yang membuka ruang bagi Bobby Portis Jr. dan AJ Green untuk mencetak tembakan tiga angka penting di menit-menit penentuan.
Selain kontribusi poin, Antetokounmpo juga mencatatkan double-double dengan 17 rebound dan enam assist, menunjukkan pengaruh besarnya di kedua sisi lapangan.
“Dalam situasi akhir, Anda harus membaca permainan dengan benar dan membuat keputusan yang tepat,” ujar Antetokounmpo. “Tidak peduli berapa kali saya menembak, yang terpenting adalah mengambil keputusan terbaik sesuai situasi.”
Bobby Portis Jr. tampil solid dari bangku cadangan dengan sumbangan 19 poin, sementara AJ Green menambahkan 18 poin untuk Milwaukee. Dari kubu Atlanta, Jalen Johnson menjadi pencetak angka terbanyak dengan 28 poin dari 24 percobaan tembakan. Nickeil Alexander-Walker tampil eksplosif dengan 32 poin, termasuk 17 poin di kuarter keempat setelah memasukkan lima dari enam tembakan tripoin. CJ McCollum turut menyumbang 17 poin, dengan 12 di antaranya dicetak pada kuarter akhir.
Di luar jalannya pertandingan, laga ini juga memiliki makna emosional bagi pelatih Bucks, Doc Rivers. Pria berusia 64 tahun tersebut menyampaikan refleksi pribadi tentang pentingnya bermain di Hari Martin Luther King Jr., khususnya di kota Atlanta.
Rivers pernah memperkuat Hawks selama delapan musim pada periode 1983 hingga 1991 usai lulus dari Universitas Marquette. Ia juga mengungkapkan pernah menjadi anggota Gereja Baptis Ebenezer, tempat Martin Luther King Jr. pernah menjabat sebagai pendeta pendamping.
“Kota ini membentuk banyak bagian dari diri saya,” kata Rivers. “Orang-orang yang saya temui di sini, para pionir perjuangan hak sipil, memiliki pengaruh besar dalam hidup saya, bahkan hingga hari ini.”
Rivers turut memuji NBA dan komisaris Adam Silver atas konsistensi liga dalam menghormati Hari Martin Luther King Jr., serta dukungan NBA terhadap para pelatih dan pemain untuk menggunakan platform mereka dalam menyuarakan nilai-nilai keadilan sosial. (ant)

