London (prapanca.id) – Masa depan Harry Kane kembali menjadi sorotan setelah laporan terbaru menyebut Tottenham Hotspur memiliki hak prioritas untuk memulangkan sang penyerang andai ia memutuskan meninggalkan Bayern Munich pada musim panas 2026.
Kane tampil impresif bersama Bayern di musim 2025/26 dengan catatan sepuluh gol dan tiga assist di semua kompetisi. Sejak bergabung dari Tottenham pada musim panas 2023 dengan nilai transfer £86,4 juta, striker timnas Inggris itu sudah menorehkan 98 gol dalam 103 pertandingan dan berperan besar membawa Bayern meraih gelar Bundesliga musim lalu.
Meski saat ini fokus penuh bersama Bayern untuk meraih trofi, termasuk Liga Champions, spekulasi mengenai kemungkinan kembalinya Kane ke Premier League terus mengemuka. Beberapa klub besar Inggris seperti Manchester United, Chelsea, Arsenal, hingga Newcastle United dikaitkan dengan bomber berusia 32 tahun tersebut.
Menurut laporan Bild, Kane memiliki klausul yang memungkinkan dirinya meninggalkan Bayern dengan biaya transfer sekitar £56,7 juta pada musim panas mendatang, asalkan keputusan disampaikan sebelum bursa Januari berakhir.
Fabrizio Romano dalam saluran YouTube-nya mengungkapkan bahwa Kane saat ini masih berkomitmen penuh pada Bayern. “Dia ingin meraih gelar penting di Bayern dan yakin klub bisa bersaing serius di Liga Champions musim ini. Pada akhir musim, kita akan lihat bagaimana keputusan berikutnya. Tottenham sudah mengirim pesan, pintu terbuka untuk Kane,” ujarnya.
Lebih lanjut, Romano menegaskan bahwa Tottenham memiliki hak prioritas apabila Kane memilih meninggalkan Bayern, baik pada 2026 maupun 2027. Klub asal London Utara itu akan menjadi pihak pertama yang mendapat kesempatan untuk menandatangani kembali legenda mereka.
Sementara itu, manajer Brentford, Thomas Frank, juga menilai Kane akan selalu diterima kembali di Premier League, khususnya di Tottenham. Namun ia meyakini sang striker masih bahagia di Jerman dan peluang transfer dalam waktu dekat cukup kecil.
Bagi Tottenham, kesempatan memulangkan Harry Kane tentu akan menjadi momen emosional sekaligus strategis. Pasalnya, Kane masih dianggap sebagai ikon klub dengan status top skor sepanjang masa The Lilywhites. (anz)

