Surabaya (prapanca.id) – Universitas Airlangga memantapkan persiapan sebagai tuan rumah Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Perguruan Tinggi (ON MIPA-PT) tingkat nasional tahun 2026. Menjelang pelaksanaan kompetisi nasional pada Juni mendatang, UNAIR lebih dahulu menyelenggarakan seleksi wilayah VII yang berlangsung secara hybrid, menggabungkan sistem luring dan daring.
Kegiatan seleksi tersebut digelar selama dua hari pada 5–6 Mei 2026 di ASEEC Tower Kampus B Dharmawangsa UNAIR, Surabaya. Sebanyak 3.712 mahasiswa dari 283 perguruan tinggi di seluruh Indonesia tercatat mengikuti kompetisi akademik bergengsi tersebut.
Ajang ON MIPA-PT tahun ini mempertandingkan empat bidang utama, yakni Matematika, Biologi, Kimia, dan Fisika. Bidang Matematika menjadi kategori dengan jumlah peserta terbanyak mencapai 1.107 mahasiswa. Sementara bidang Biologi diikuti 1.040 peserta, Kimia 802 peserta, dan Fisika sebanyak 763 peserta.
Dalam pelaksanaan seleksi, peserta mengikuti ujian menggunakan sistem Safe Exam Browser (SEB) untuk menjaga keamanan dan integritas proses kompetisi. Selain itu, panitia juga menyiapkan ruang pengawasan berbasis Zoom Meeting yang digunakan para juri untuk memantau jalannya ujian secara daring.
UNAIR menyediakan sejumlah ruang khusus untuk mendukung kelancaran pelaksanaan seleksi. Ruang Bali digunakan untuk bidang Matematika, Ruang Toraja dan Banten untuk bidang Fisika, sedangkan Ruang Rote dipakai peserta bidang Biologi.
Direktur Kemahasiswaan UNAIR, Eko Supeno menjelaskan bahwa persiapan penyelenggaraan ON MIPA-PT telah dilakukan sejak awal tahun 2026. Pengalaman UNAIR dalam menggelar berbagai agenda akademik berskala nasional dinilai menjadi modal penting dalam memastikan kelancaran kegiatan.
Menurut Eko, model pelaksanaan hybrid membuat penyelenggaraan seleksi wilayah relatif lebih sederhana dibandingkan kegiatan nasional lain yang pernah ditangani UNAIR sebelumnya. Dukungan infrastruktur digital kampus serta kesiapan sumber daya manusia disebut menjadi faktor utama keberhasilan pelaksanaan seleksi.
Ia juga menilai hambatan teknis selama pelaksanaan relatif minim. Kendala yang muncul justru lebih banyak berasal dari lokasi peserta yang mengikuti seleksi dari luar kampus, seperti gangguan jaringan internet maupun pemadaman listrik di beberapa daerah.
Meski demikian, pelaksanaan seleksi secara umum berjalan lancar dengan dukungan sistem pengawasan digital yang diterapkan secara ketat. Panitia memastikan seluruh proses ujian tetap berlangsung sesuai standar kompetisi nasional.
Berbeda dengan seleksi wilayah yang dilaksanakan secara hybrid, pelaksanaan ON MIPA-PT tingkat nasional pada Juni 2026 mendatang direncanakan berlangsung secara luring dengan menghadirkan peserta dari berbagai daerah di Indonesia secara langsung ke Surabaya.
Untuk mendukung agenda tersebut, UNAIR mulai melakukan koordinasi lintas direktorat guna mempersiapkan kebutuhan teknis, fasilitas, hingga transportasi peserta. Berbagai unit internal kampus juga dilibatkan dalam mendukung penyelenggaraan kompetisi sains tingkat nasional tersebut.
Selain Direktorat Kemahasiswaan, sejumlah direktorat lain seperti Direktorat Pilar turut berperan dalam penyediaan fasilitas penunjang dan pengaturan teknis kegiatan. UNAIR juga melibatkan mahasiswa sebagai bagian dari tim pendamping pelaksanaan ujian.
Mahasiswa yang bertugas membantu para juri dalam memantau peserta selama kompetisi berlangsung. Sistem pengawasan tersebut diterapkan untuk meminimalkan potensi pelanggaran dan memastikan seluruh peserta mengikuti kompetisi secara fair.
Pelaksanaan ON MIPA-PT menjadi bagian dari upaya perguruan tinggi dalam mendorong penguatan kompetensi akademik mahasiswa di bidang sains dasar. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi wadah pengembangan talenta muda Indonesia di bidang Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam.
Dengan pengalaman penyelenggaraan kompetisi nasional sebelumnya, UNAIR optimistis pelaksanaan ON MIPA-PT tingkat nasional 2026 dapat berjalan optimal sekaligus memperkuat posisi kampus sebagai salah satu pusat pengembangan prestasi akademik mahasiswa di Indonesia. (tas)

