Jakarta (prapanca.id) — Tim Homa dari SMAN 4 Denpasar berhasil meraih juara pertama dalam ajang ‘Innovation Business Case Competition 2026’, Sabtu (7/2/2026).
Posisi juara kedua diraih tim Joymu dari SMA Al Hikmah Surabaya, sedangkan juara ketiga diraih tim Big 3 dari SMAN 1 Sidoarjo.
Kompetisi bisnis pelajar tingkat SMA yang diinisiasi oleh Rotary Club Sidoarjo Persada ini diikuti peserta dari enam provinsi di Indonesia.
Kompetisi ini menjadi wadah bagi pelajar untuk mengasah kemampuan kewirausahaan, analisis bisnis, serta menyusun solusi inovatif yang relevan dengan kebutuhan pasar. Selain kompetisi, kegiatan ini juga menjadi ruang pembelajaran, jejaring, dan pengembangan kapasitas calon wirausaha muda.
Panitia menyediakan total hadiah senilai Rp30 juta bagi proposal bisnis yang dinilai paling inovatif dan memiliki potensi keberlanjutan usaha. Kriteria penilaian meliputi inovasi dalam pemecahan masalah (problem solving innovation), kelayakan pasar (market feasibility), serta kelayakan finansial (financial viability).
Tahapan Kompetisi
Kompetisi dimulai dengan pembukaan pendaftaran pada 24 November 2025 lalu. Selanjutnya, pada 6 Desember 2025 digelar webinar bisnis bertajuk ‘Menjadi Inovator Bisnis Sejak SMA’ dengan pembicara Dr. Tjatur Ermitajani Judi, M.M., Perry Angglishartono, serta Dipta Manusubhaga, S.E., CMT, CPCSME.
Babak preliminary berlangsung pada 22 Desember 2025 hingga 6 Januari 2026 dengan agenda rilis kasus, technical meeting, serta pengumpulan proposal secara daring. Tahap semifinal digelar pada 14–29 Januari 2026 melalui presentasi dan oral defense secara daring dalam dua batch, masing-masing diikuti 10 tim dan 7 tim.
Sementara babak final dilaksanakan pada 31 Januari hingga 7 Februari 2026 di Paragon Corp HQ Jakarta, meliputi rilis kasus, penyusunan proposal, presentasi langsung, company tour, serta awarding day.
Peserta dan Dewan Juri
Kompetisi diikuti siswa kelas 10–12 SMA dari enam provinsi, yakni; DKI jakarta, Jateng, DIY, Jatim, Kaltim dan Bali. Sebanyak 35 tim mengikuti babak preliminary, 17 tim melaju ke semifinal, dan delapan tim masuk babak final.
Dewan juri pada babak preliminary dan semifinal di antaranya Dr. Tjatur Ermitajani Judi, M.M.; Perry Angglishartono; serta Dipta Manusubhaga, S.E., CMP, CPCSME. Pada semifinal turut bergabung Zhafran Refiedli. Sementara juri final terdiri dari Dr. Tjatur Ermitajani Judi, M.M.; Dr. Hans Harischandra Tanuraharjo, M.M.; Andini Aska; dan Adam Merdeka.
Kegiatan ini didukung Paragon Corp sebagai sponsor utama, serta Shape Your Life Indonesia, Sonokembang, dan Del Java Interior sebagai sponsor pendukung.
Ketua penyelenggara, Dr. Tjatur Ermitajani Juri,M.M., mengatakan, melalui kompetisi tersebut, Rotary Club Sidoarjo Persada berharap muncul ide-ide bisnis kreatif yang inovatif, realistis, serta berpeluang diterapkan secara nyata oleh generasi muda.
I Nyoman Mustika Pradnyana dari Tim Homa SMAN 4 Denpasar berharap IBCC terus menjadi ruang yang inspiratif dan sangat menyenangkan bagi generasi muda untuk berani menyampaikan ide, bereksperimen, dan belajar.
“Semoga di masa mendatang IBCC semakin berdampak, dan terus melahirkan ide-ide inovatif yang tidak hanya kompetitif, tapi juga punya manfaat nyata bagi masyarakat luas,” imbuhnya. (*)

