Sumenep (prapanca.id) — Upaya pemerataan akses digital di wilayah kepulauan terus diperkuat. Dinas Komunikasi dan Informatika bersama pemerintah daerah menyalurkan bantuan perangkat internet berbasis satelit Starlink di Pulau Raas, Kabupaten Sumenep, Sabtu (11/4/2026).
Program ini merupakan bagian dari percepatan digitalisasi daerah yang difokuskan untuk meningkatkan konektivitas sekaligus mendukung pelayanan publik berbasis digital, khususnya di wilayah kepulauan yang selama ini memiliki keterbatasan akses internet.
Layanan internet tersebut diprioritaskan untuk mendukung sistem pembayaran pajak secara non-tunai, termasuk Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Dengan tersedianya jaringan yang stabil, masyarakat kini dapat mengakses layanan perpajakan tanpa harus pergi ke wilayah daratan.
Perwakilan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jawa Timur, Hidayaturahman, menegaskan bahwa masyarakat di wilayah kepulauan memiliki hak yang sama dalam memperoleh pelayanan publik yang layak.
Ia menekankan pentingnya kesetaraan layanan antara masyarakat kepulauan dan daratan, sekaligus mengingatkan bahwa pajak yang dibayarkan akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan dan program kesejahteraan.
Dorong Digitalisasi dan Kemudahan Akses Layanan
Pemanfaatan internet berbasis satelit ini diharapkan mampu mengatasi kendala geografis yang selama ini menghambat akses layanan publik di Pulau Raas.
Kepala Sub Bidang Analisa dan Pengembangan Pajak Daerah Bapenda Kabupaten Sumenep, Nuruddin, menyebut bahwa dukungan masyarakat menjadi faktor penting dalam mempercepat pembangunan di wilayah kepulauan.
Dengan hadirnya layanan digital, proses pembayaran pajak yang sebelumnya mengharuskan warga datang langsung ke Sumenep kini dapat dilakukan lebih mudah dan efisien dari wilayah masing-masing.
Harapan Percepatan Pembangunan Wilayah Kepulauan
Camat Raas, Subiyakto, menyambut baik inisiatif ini dan berharap kolaborasi antara pemerintah provinsi, kabupaten, dan masyarakat dapat terus diperkuat.
Ia menilai program digitalisasi ini menjadi langkah strategis untuk mendorong kemajuan wilayah Raas, baik dari sisi pelayanan publik maupun pembangunan ekonomi.
Dengan hadirnya akses internet yang lebih andal, pemerintah optimistis transformasi digital di wilayah kepulauan dapat berjalan lebih cepat, sekaligus memperkecil kesenjangan layanan antara daerah terpencil dan perkotaan. (anz)

