Jakarta (prapanca.id) – Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) menegaskan larangan keras penggunaan teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam proses Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026. Kebijakan ini terutama berlaku dalam pembuatan portofolio bagi peserta yang memilih program studi di bidang seni dan olahraga.
Sekretaris Eksekutif SNPMB 2026, Bekti Cahyo Hidayanto, menyampaikan bahwa penggunaan AI dalam penyusunan portofolio akan berujung pada sanksi tegas berupa diskualifikasi. Pernyataan tersebut disampaikan dalam kegiatan sosialisasi UTBK-SNBT di kampus Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Kamis (2/4/2026).
Menurut Bekti, panitia telah menyiapkan sistem pendeteksi berbasis teknologi untuk mengidentifikasi dokumen yang dibuat menggunakan AI. Dengan demikian, setiap upaya kecurangan dapat dengan mudah terdeteksi.
Ia juga mengingatkan peserta untuk tidak menyalin atau menggunakan portofolio milik peserta tahun sebelumnya. Setiap karya harus dibuat secara orisinal sebagai bentuk integritas dalam proses seleksi.
Dalam SNBT 2026, portofolio menjadi salah satu syarat wajib bagi peserta yang memilih program studi tertentu, khususnya di bidang seni dan olahraga. Beberapa bidang yang mewajibkan portofolio antara lain seni rupa, desain, musik, tari, teater, fotografi, film, hingga olahraga.
Portofolio ini berfungsi sebagai indikator kemampuan dan potensi peserta di bidang yang dipilih. Oleh karena itu, keaslian karya menjadi faktor krusial dalam proses penilaian.
Proses pendaftaran SNBT 2026 dilakukan secara daring melalui portal resmi SNPMB. Peserta diwajibkan memiliki akun, melengkapi biodata, serta mengunggah dokumen yang diperlukan, termasuk portofolio bagi program studi tertentu.
Tahapan pendaftaran meliputi:
- Login ke portal SNPMB menggunakan akun siswa
- Mengisi biodata dan mengunggah pas foto terbaru
- Memilih program studi dan pusat UTBK
- Mengunggah portofolio (jika diperlukan)
- Melakukan pembayaran biaya UTBK
- Mengunduh kartu peserta
Berikut rangkaian jadwal SNBT 2026 yang perlu diperhatikan peserta:
- Registrasi akun siswa: 12 Januari – 7 April 2026
- Pendaftaran UTBK-SNBT: 25 Maret – 7 April 2026
- Pelaksanaan UTBK: 21 – 30 April 2026
- Pengumuman hasil: 25 Mei 2026
- Unduh sertifikat UTBK: 2 Juni – 31 Juli 2026
SNPMB mengimbau seluruh peserta untuk mematuhi aturan yang telah ditetapkan dan mengedepankan kejujuran dalam setiap tahapan seleksi. Penggunaan AI atau tindakan plagiarisme dinilai merusak integritas sistem seleksi nasional.
Dengan persaingan yang semakin ketat, peserta diharapkan mempersiapkan diri secara maksimal dan mengandalkan kemampuan pribadi untuk meraih hasil terbaik dalam SNBT 2026.
Kebijakan ini sekaligus menjadi langkah tegas pemerintah dalam menjaga kualitas dan kredibilitas sistem seleksi pendidikan tinggi di Indonesia, sekaligus memastikan bahwa setiap peserta dinilai secara adil berdasarkan kemampuan nyata. (ant)

