Surabaya (prapanca.id) – Semangat dan optimisme mewarnai keikutsertaan ribuan pelajar dalam Olimpiade Sains Airlangga (OSA) 2025. Di antara peserta tersebut, SMA Darul Ulum 1 Peterongan, Jombang, tampil menonjol sebagai sekolah dengan jumlah peserta terbanyak pada ajang tingkat nasional tersebut.
Sebanyak 182 siswa SMA Darul Ulum 1 Peterongan mengikuti OSA 2025 setelah melalui tahapan seleksi dan pembinaan yang dilakukan secara sistematis oleh sekolah. Untuk mendukung keberangkatan para siswa, pihak sekolah bahkan menyediakan tiga unit bus dan satu mobil sebagai bentuk komitmen dalam mengantarkan peserta menuju ajang akademik bergengsi tersebut.
Kepala SMA Darul Ulum 1 Peterongan, Didik Sadianto, MPd, menjelaskan bahwa partisipasi besar dalam OSA merupakan bagian dari strategi sekolah untuk membuka peluang seluas-luasnya bagi santri dalam melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri. Menurutnya, OSA tidak hanya diposisikan sebagai kompetisi, tetapi juga sebagai sarana latihan mental, pemetaan kemampuan akademik, serta persiapan awal menghadapi Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK).
Antusiasme siswa terlihat sejak tahap pendaftaran, di mana sekitar 270 siswa menyatakan minat untuk mengikuti OSA 2025. Dari jumlah tersebut, sekolah melakukan seleksi berbasis passing grade hingga terpilih 182 peserta yang dinilai siap secara akademik dan mental. Proses seleksi ini disebutkan bertujuan untuk memastikan setiap siswa berangkat dengan kesiapan dan kepercayaan diri yang optimal.
Dalam rangka memaksimalkan hasil, sekolah mendampingi para peserta melalui program pembinaan selama dua pekan sebelum pelaksanaan OSA. Pembinaan dilakukan secara bertahap, mulai dari belajar komunitas di asrama, belajar mandiri, hingga pendalaman materi bersama guru mata pelajaran di sekolah. Pendekatan ini diharapkan mampu membantu siswa mengenali potensi sekaligus kekurangan mereka sejak dini.
Didik Sadianto juga menegaskan bahwa partisipasi dalam OSA telah menjadi tradisi akademik di SMA Darul Ulum 1 Peterongan. Sejumlah alumni sekolah tersebut tercatat berhasil melanjutkan pendidikan ke Universitas Airlangga (UNAIR) melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) maupun golden ticket. Hasil OSA, nilai rapor, serta minat siswa selanjutnya dipetakan bersama guru bimbingan konseling untuk menentukan jalur pendidikan yang paling sesuai bagi masing-masing peserta didik.
Harapan besar juga datang dari para peserta. Salah satunya Selvia Budiarti, siswi kelas XII MA asal Nganjuk, yang menjadikan OSA sebagai sarana mengukur kesiapan diri untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi. Selvia mengikuti OSA dengan target melanjutkan pendidikan di Universitas Airlangga pada program studi akuntansi. Dukungan sekolah melalui seleksi dan pembinaan membuatnya merasa lebih percaya diri dalam menapaki proses menuju perguruan tinggi.
Keikutsertaan SMA Darul Ulum 1 Peterongan dalam OSA 2025 tidak sekadar mencatatkan angka peserta terbanyak. Lebih dari itu, langkah ini merepresentasikan komitmen sekolah dalam mendampingi santri untuk berani bermimpi, mengenali potensi diri, serta menyiapkan masa depan pendidikan yang lebih terarah. (agu)

