Surabaya (prapanca.id) – The WONDERfools menjadi salah satu drama Korea yang mencuri perhatian pada 2026. Serial original Netflix yang tayang perdana pada 15 Mei 2026 ini menghadirkan pendekatan berbeda terhadap genre superhero dengan menampilkan karakter-karakter biasa yang memperoleh kekuatan luar biasa, namun tidak mampu mengendalikannya secara sempurna.
Drama karya kreator Kang Eun-kyung dan penulis Heo Da-joong ini disutradarai Yoo In-sik serta dibintangi Park Eun-bin, Cha Eun-woo, Choi Dae-hoon, Im Sung-jae, Kim Hae-sook, dan Son Hyun-joo. Berlatarkan Kota Haeseong pada penghujung tahun 1999, cerita berkembang di tengah kepanikan Y2K yang saat itu menjadi fenomena global.
Alih-alih menghadirkan sosok pahlawan super yang kuat dan sempurna, The WONDERfools menempatkan tiga tokoh yang dianggap gagal dalam kehidupan sosial sebagai pusat cerita. Eun Chae-ni, Son Gyeong-hoon, dan Kang Ro-bin memperoleh kemampuan unik setelah terpapar limbah kimia dari laboratorium rahasia. Namun kekuatan tersebut justru sering memicu kekacauan karena muncul dalam situasi yang tidak terduga.
Konflik semakin berkembang ketika mereka bertemu Lee Un-jeong, pegawai negeri yang diam-diam memiliki kemampuan telekinetik. Bersama-sama mereka menghadapi ancaman dari Ha Won-do, ilmuwan yang terlibat dalam proyek eksperimen manusia bernama Wunderkinder.
Salah satu kekuatan utama drama ini terletak pada pengembangan karakter yang kuat. Setiap tokoh memiliki latar belakang emosional yang kompleks sehingga penonton tidak hanya disuguhkan adegan aksi, tetapi juga perjalanan psikologis para karakter dalam menghadapi trauma, rasa kehilangan, dan pencarian jati diri.
Selain itu, nuansa akhir 1990-an yang ditampilkan melalui setting kota kecil, budaya masyarakat, hingga isu Y2K berhasil menghadirkan atmosfer nostalgia yang menjadi daya tarik tersendiri. Akting Park Eun-bin sebagai Chae-ni dan Cha Eun-woo sebagai Un-jeong juga menjadi salah satu faktor yang memperkuat kualitas serial ini.
Meski demikian, The WONDERfools tidak lepas dari sejumlah catatan. Pada beberapa episode awal, alur cerita berjalan relatif lambat karena fokus pada pengenalan karakter dan dunia cerita. Perubahan tone yang berpindah cepat antara komedi, misteri, dan drama juga berpotensi membuat sebagian penonton membutuhkan waktu untuk beradaptasi.
Selain itu, menjelang episode akhir, konflik utama berkembang cukup kompleks sehingga beberapa subplot terasa belum tergali secara maksimal. Meski demikian, kekurangan tersebut tidak mengurangi daya tarik keseluruhan serial.
Secara keseluruhan, The WONDERfools menawarkan pengalaman menonton yang berbeda dari kebanyakan drama superhero Korea. Dengan kombinasi komedi absurd, elemen fantasi, misteri, serta pesan kemanusiaan yang kuat, drama ini berhasil menghadirkan cerita tentang orang-orang biasa yang berusaha menemukan arti keberanian di tengah keterbatasan mereka.
Kelebihan
- Konsep superhero yang unik dan tidak klise.
- Pengembangan karakter yang kuat dan emosional.
- Nuansa nostalgia akhir 1990-an yang autentik.
- Performa akting solid dari para pemeran utama dan pendukung.
- Perpaduan komedi, drama, dan misteri yang menarik.
Kekurangan
- Tempo cerita pada awal episode cenderung lambat.
- Perubahan tone antargenre terkadang terasa mendadak.
- Beberapa subplot menjelang akhir cerita kurang mendapatkan eksplorasi mendalam.
- Konflik utama di babak akhir terasa cukup padat. (tas)

