Surabaya (prapanca.id) – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan progres pembangunan Radial Road Lontar terus berjalan dan ditargetkan tuntas pada Maret 2026. Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya saat ini telah menyelesaikan pengaspalan di dua sisi jalan tersebut.
Selain pengaspalan, Pemkot Surabaya juga telah menuntaskan pembebasan lahan di bagian tengah Radial Road Lontar. Pembebasan lahan tersebut rampung pada Desember 2025, setelah sebelumnya mengalami kendala administratif.
“Ketika bertemu di tengah, ada tanah milik Kementerian Agama. Ada pengusaha yang membebaskan tanah di belakangnya, disampaikan ke Kemenag, dan sekarang sudah selesai. Tinggal pengerjaan bagian tengah saja,” ujar Wali Kota Eri, Senin (26/1/2026).
Eri menjelaskan, setelah pembebasan lahan rampung, tahapan berikutnya adalah pembangunan jembatan di atas bozem yang berada di tengah trase jalan. Bozem tersebut memiliki fungsi strategis sebagai pengendali banjir di kawasan Lontar.
“Nanti dibangun jembatan, karena di tengah ada bozem besar. Jalannya tetap di atas bozem, karena bozem ini penting untuk mencegah banjir di wilayah Lontar,” jelasnya.
Setelah pembangunan jembatan dan penataan area sekitar bozem selesai, Pemkot Surabaya menargetkan Radial Road Lontar dapat difungsikan. “Target kami Maret selesai. Insyaallah April sudah bisa dilewati,” tegas Wali Kota yang akrab disapa Cak Eri itu.
Ia menambahkan, proyek tersebut seharusnya rampung pada akhir 2025. Namun keterlambatan pembebasan lahan milik Kementerian Agama menyebabkan pengerjaan bergeser hingga awal 2026. (tas)

