Surabaya (prapanca.id) – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali membuka Program Beasiswa Penghafal Kitab Suci Tahun 2026 dengan kuota sebanyak 1.412 peserta didik dari jenjang TK, SD, dan SMP atau sederajat. Program ini terbuka bagi pelajar dari seluruh agama sebagai bagian dari upaya penguatan pendidikan karakter dan nilai keagamaan sejak usia dini.
Beasiswa Penghafal Kitab Suci ini dapat diikuti oleh peserta didik beragama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Khonghucu. Pendaftaran dibuka mulai 2 hingga 26 Januari 2026 dan dilakukan secara daring melalui laman resmi Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya di https://dispendik.surabaya.go.id/genmas/.
Kepala Dispendik Kota Surabaya, Yusuf Masruh, menjelaskan bahwa program ini merupakan bentuk apresiasi Pemkot Surabaya kepada pelajar yang memiliki komitmen dalam menghafal serta mengamalkan kitab suci sesuai dengan ajaran agama masing-masing.
“Beasiswa ini adalah bentuk penghargaan dari Pemkot Surabaya kepada pelajar yang berpartisipasi dalam menumbuhkan kecintaan terhadap kitab suci. Ini sejalan dengan upaya kami memperkuat pendidikan karakter sejak dini,” ujar Yusuf, Jumat (2/1/2026).
Yusuf menambahkan, beasiswa ini diperuntukkan bagi warga Kota Surabaya yang dibuktikan dengan Kartu Keluarga Surabaya, serta berstatus sebagai murid aktif pada jenjang TK/RA, SD/MI/sederajat, atau SMP/MTs/sederajat. Selain itu, peserta wajib memiliki hafalan kitab suci sesuai ketentuan agama yang dianut.
Dalam proses pendaftaran, calon penerima beasiswa diwajibkan mengisi formulir pendaftaran secara daring dengan data yang lengkap dan benar, mengunggah salinan Kartu Keluarga, serta mengikuti tahapan verifikasi administrasi.
“Peserta yang dinyatakan lolos seleksi administrasi akan mengikuti tahapan selanjutnya berupa wawancara atau tes hafalan. Jadwal pelaksanaannya akan diumumkan kemudian melalui laman resmi Dispendik,” jelasnya.
Melalui program Beasiswa Penghafal Kitab Suci ini, Pemkot Surabaya berharap dapat mendorong tumbuhnya nilai religius, toleransi antarumat beragama, serta karakter positif dalam kehidupan sehari-hari peserta didik.
Oleh karena itu, Yusuf mengimbau para orang tua dan pelajar di Kota Surabaya untuk memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya.
“Kami mengajak seluruh peserta didik yang memenuhi syarat untuk segera mendaftar dan memanfaatkan program beasiswa ini sebagai sarana penguatan karakter dan nilai keagamaan,” pungkasnya. (tas)

