Jakarta (prapanca.id) – Pelaksanaan Operasi Patuh 2025 yang telah berlangsung selama sepekan menunjukkan tren positif dalam budaya tertib berlalu lintas di Indonesia. Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mencatat adanya peningkatan signifikan dalam kepatuhan pengguna jalan, yang berdampak langsung pada menurunnya angka kecelakaan lalu lintas di berbagai wilayah.
Hal ini disampaikan oleh Direktur Keamanan dan Keselamatan (Dirkamsel) Korlantas Polri, Brigjen Pol Bakharuddin Muhammad Syah, saat memberikan arahan dalam apel pagi bersama jajaran Korlantas di Jakarta.
“Hasil awal ini merupakan buah dari pendekatan pre-emptive dan preventive yang diterapkan secara konsisten,” ujar Brigjen Bakharuddin, Senin (21/07/2025).
Menurutnya, pencapaian ini merupakan hasil kolaboratif dari upaya edukatif seperti penyuluhan ke masyarakat, patroli, bimbingan lalu lintas, hingga penegakan hukum yang dilakukan secara proporsional dan humanis.
“Penindakan bukan semata memberi efek jera, tapi juga menjadi tolok ukur efektivitas kampanye keselamatan lalu lintas,” tambahnya.
Target Jangka Panjang: Tekan Korban Jiwa
Brigjen Bakharuddin menegaskan bahwa target utama Korlantas Polri dalam jangka panjang adalah menekan jumlah korban jiwa akibat kecelakaan lalu lintas. Pada tahun sebelumnya, tercatat sebanyak 26.893 korban meninggal dunia akibat kecelakaan.
“Dengan kerja keras dan sinergi lintas fungsi, kita berharap angka tersebut bisa ditekan di bawah 24.000 atau bahkan menyentuh angka 20.000 di akhir tahun 2025,” ujarnya penuh optimisme.
Keberhasilan awal Operasi Patuh 2025 disebut tak lepas dari kolaborasi seluruh fungsi dalam tubuh Polri. Mulai dari fungsi Keamanan dan Keselamatan (Kamsel), Penegakan Hukum (Gakkum), Registrasi dan Identifikasi (Reggident), hingga Bagian Operasi (Bag Ops), semuanya terlibat aktif dalam merancang dan menjalankan strategi keselamatan lalu lintas secara terpadu.
“Polisi lalu lintas memang menjadi ujung tombak, tapi seluruh unit memiliki peran strategis. Operasi akan efektif jika kita semua bekerja dalam satu arah, satu semangat,” tegas Brigjen Bakharuddin.
Sebagai penutup arahannya, Brigjen Bakharuddin mengajak seluruh personel Korlantas untuk terus menjaga konsistensi dalam pelaksanaan operasi dan menjadikan capaian minggu pertama sebagai motivasi.
“Mari jadikan momentum awal ini sebagai penyemangat dalam memperkuat kesadaran berlalu lintas demi terciptanya kondisi jalan yang lebih aman, tertib, dan beradab,” pungkasnya. (sas)

