Surabaya (prapanca.id) – Minat masyarakat Kota Surabaya terhadap layanan perpustakaan terus menunjukkan tren positif. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kota Surabaya mencatat sebanyak 474.140 kunjungan ke berbagai layanan perpustakaan sepanjang tahun 2025, dengan mayoritas pengunjung berasal dari kalangan pelajar.
Kepala Dispusip Kota Surabaya, Yusuf Masruh, menyatakan bahwa peningkatan kunjungan tidak lepas dari upaya Pemkot Surabaya dalam memperluas akses layanan perpustakaan, baik melalui gedung layanan tetap maupun layanan keliling yang menjangkau masyarakat secara langsung.
Saat ini, perpustakaan tersedia di dua lokasi utama, yaitu Balai Pemuda dan wilayah Rungkut. Selain itu, layanan perpustakaan keliling diarahkan ke titik-titik strategis sesuai aktivitas masyarakat. Pada pagi hari, layanan fokus ke sekolah, sedangkan pada siang hingga sore hari dialihkan ke taman kota. Pendekatan ini diharapkan dapat memfasilitasi semua lapisan masyarakat, mulai dari anak-anak, pelajar, hingga masyarakat umum.
Upaya penguatan layanan perpustakaan juga bertujuan menanamkan budaya gemar membaca sejak dini serta meningkatkan literasi masyarakat secara berkelanjutan. Dispusip Surabaya pun terus menambah koleksi buku anak, termasuk dongeng dan cerita bergambar, serta menghadirkan layanan perpustakaan digital untuk mempermudah akses bacaan.
Data Dispusip Surabaya mencatat bahwa kunjungan sepanjang 2025 didominasi kelompok pelajar dengan total 370.852 kunjungan. Rincian kunjungan menurut fasilitas antara lain: Perpustakaan Balai Pemuda (72.148 pengunjung), Perpustakaan Rungkut (19.341), Pojok Baca Digital (1.391), Taman Bacaan Masyarakat (TBM) 193.158, dan Mobil Perpustakaan Keliling 138.611 pengunjung.
Selain meningkatkan layanan kepada masyarakat, Dispusip Surabaya juga berfokus pada pengembangan program literasi anak melalui penguatan perpustakaan sekolah dan TBM. Dukungan meliputi manajemen, koleksi, hingga referensi buku agar pengelolaan menjadi lebih menarik bagi anak-anak.
Sepanjang 2025, total koleksi buku cetak dan digital yang dimiliki Dispusip Surabaya mencapai 571.852 item, terdiri dari 65.158 buku cetak dan 1.902 judul ebook. Strategi ke depan akan memperkuat layanan perpustakaan keliling, digital, serta penataan manajemen yang ramah dan menyenangkan, khususnya bagi anak-anak, guna mendorong budaya membaca yang lebih luas. (tas)

