Kumo (prapanca.id) – Tragedi kecelakaan lalu lintas menimpa komunitas pers di Nigeria. Sebanyak tujuh jurnalis dilaporkan meninggal dunia dalam kecelakaan bus di Gombe State saat dalam perjalanan pulang dari sebuah acara pernikahan rekan sejawat mereka.
Peristiwa nahas tersebut terjadi di sekitar wilayah Kumo, Area Pemerintahan Lokal Akko, Gombe State. Bus yang terlibat kecelakaan diketahui milik Nigeria Union of Journalists (NUJ) dan mengangkut rombongan jurnalis dari acara pernikahan di Kaltungo Local Government Area.
Diduga Akibat Ban Pecah
Berdasarkan laporan otoritas setempat, kecelakaan diduga dipicu oleh ban bus yang pecah saat melaju. Kondisi tersebut menyebabkan kendaraan kehilangan kendali, keluar dari jalur, dan terperosok ke area semak di sisi jalan.
Federal Road Safety Corps (FRSC) sektor Gombe mencatat, selain korban meninggal dunia, empat penumpang lainnya mengalami luka dengan tingkat keparahan yang berbeda dan kini tengah menjalani perawatan medis.
Identitas Korban
Tujuh jurnalis yang meninggal dunia telah diidentifikasi sebagai:
- Zarah Umar, Manajer Pemberitaan sekaligus Staf Khusus Senior Gubernur di Kantor Ibu Negara Bagian
- Manu Haruna Kwami, Manajer Administrasi Nigerian Television Authority (NTA)
- Isa Lawan, Editor Film NTA
- Musa Tabra, mantan Manajer Pemberitaan
- Aminu Adamu, pengemudi senior
- Adams Danladi, jurnalis StarTimes
- Judith Kutus, petugas informasi di Gombe State Universal Basic Education Board
Para korban dikenal aktif dalam dunia jurnalistik dan pelayanan publik di Gombe State.
Duka dari Pemerintah Daerah
Gubernur Gombe State, Inuwa Yahaya, menyampaikan belasungkawa mendalam atas wafatnya para jurnalis tersebut. Pemerintah daerah menyebut kepergian mereka sebagai kehilangan besar bagi dunia pers dan pembangunan daerah, mengingat peran strategis jurnalis dalam menyampaikan informasi kepada publik.
Pemerintah juga menyampaikan harapan agar para korban luka dapat segera pulih dan kembali mendapatkan perawatan terbaik.
Rentetan Kecelakaan Fatal di Nigeria
Kabar kecelakaan ini muncul di tengah sorotan publik terhadap sejumlah insiden lalu lintas fatal di Nigeria. Sebelumnya, dunia olahraga juga berduka setelah kecelakaan yang melibatkan petinju kelas berat dunia, Anthony Joshua, di ruas jalan tol Lagos–Ibadan pada akhir Desember 2025.
Dalam insiden tersebut, kendaraan yang ditumpangi Joshua bertabrakan dengan truk yang berhenti di jalan. Dua orang dalam rombongan Joshua, yakni pelatih kebugaran dan pelatih fisiknya, meninggal dunia. Joshua sendiri mengalami luka ringan dan sempat menjalani perawatan medis.
Sorotan Keselamatan Jalan
Serangkaian kecelakaan ini kembali menyoroti isu keselamatan jalan raya di Nigeria, khususnya terkait kondisi kendaraan, infrastruktur, dan manajemen lalu lintas. Banyak pihak mendorong evaluasi menyeluruh untuk mencegah terulangnya tragedi serupa, terutama yang merenggut nyawa figur publik dan pekerja media.
Tragedi di Gombe menjadi pengingat bahwa risiko perjalanan darat masih menjadi tantangan serius, sekaligus meninggalkan duka mendalam bagi dunia jurnalistik Nigeria. (agu)

