Surabaya (prapanca.id) – Provinsi Jawa Timur kembali mencatatkan capaian gemilang dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026. Sebanyak 29.406 siswa asal Jawa Timur dinyatakan lolos ke berbagai perguruan tinggi negeri (PTN) di Indonesia, menjadikannya provinsi dengan jumlah penerimaan terbanyak secara nasional.
Capaian ini memperpanjang rekor dominasi Jawa Timur sebagai daerah dengan jumlah siswa lolos SNBP tertinggi selama tujuh tahun berturut-turut sejak 2019. Berdasarkan data resmi seleksi nasional, posisi berikutnya ditempati Jawa Barat dan Jawa Tengah dengan jumlah penerimaan yang lebih rendah.
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyebut hasil tersebut sebagai indikator positif peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di daerahnya. Ia menilai keberhasilan ini tidak lepas dari sinergi antara siswa, guru, dan sistem pendidikan yang terus diperbaiki.

Tingkat Penerimaan Tinggi dan Daya Saing Kuat
Dari total lebih dari 108 ribu pendaftar asal Jawa Timur, sekitar 27 persen berhasil diterima melalui jalur SNBP. Angka ini menunjukkan daya saing siswa Jawa Timur yang konsisten berada di level atas secara nasional.
Menurut Khofifah, keberhasilan tersebut juga dipengaruhi oleh strategi pemetaan yang dilakukan sekolah. Pendekatan ini membantu siswa memahami peluang masuk ke program studi tertentu berdasarkan tingkat persaingan dan capaian akademik.
Dominasi Nasional Penerima KIP Kuliah
Selain unggul dalam jumlah total penerimaan, Jawa Timur juga menjadi provinsi dengan jumlah penerima Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) terbanyak. Dari puluhan ribu pendaftar KIP-K, sebanyak 8.915 siswa berhasil diterima melalui jalur SNBP.
Capaian ini dinilai penting dalam upaya memperluas akses pendidikan tinggi, khususnya bagi siswa dari keluarga kurang mampu. Program KIP Kuliah dinilai mampu mengurangi kesenjangan akses pendidikan sekaligus membuka peluang mobilitas sosial.
Khofifah menegaskan bahwa pemerintah daerah terus berkomitmen memastikan tidak ada siswa yang terhambat melanjutkan pendidikan karena faktor ekonomi.
Pendidikan Jadi Pilar Pembangunan SDM
Keberhasilan Jawa Timur dalam SNBP disebut sebagai bagian dari upaya jangka panjang dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Pemerintah daerah mendorong sekolah untuk terus memperkuat sistem pembinaan akademik dan karakter siswa.
Selain itu, capaian ini juga memperkuat posisi Jawa Timur sebagai salah satu barometer pendidikan nasional, dengan kontribusi besar dalam mencetak calon mahasiswa berkualitas.
Motivasi bagi Siswa yang Belum Lolos
Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga memberikan dorongan kepada siswa yang belum berhasil dalam jalur SNBP. Kesempatan untuk melanjutkan pendidikan tinggi masih terbuka melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) maupun seleksi mandiri di berbagai perguruan tinggi.
Khofifah mengajak seluruh siswa untuk tetap optimistis dan terus berupaya meraih pendidikan terbaik sebagai bekal masa depan.
Dengan capaian ini, Jawa Timur diharapkan dapat terus melahirkan generasi unggul yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan nasional. (tas)

