Surabaya (prapanca.id) – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menghadirkan program tarif spesial Rp733 bagi pengguna transportasi umum dan layanan parkir resmi dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733. Promo tersebut berlaku pada 31 Mei 2026 dan dapat dinikmati masyarakat melalui pembayaran digital menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).
Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemkot Surabaya, Bank Indonesia, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya, serta sejumlah pengelola layanan publik. Selain memberikan kemudahan bagi masyarakat, program ini juga menjadi bagian dari upaya mendorong penggunaan transaksi non tunai di berbagai sektor pelayanan publik.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dishub Kota Surabaya, Trio Wahyu Bowo, mengatakan bahwa momentum HJKS dimanfaatkan untuk memperkenalkan sistem pembayaran digital yang lebih luas kepada masyarakat.
Menurutnya, penggunaan QRIS tidak hanya menawarkan kemudahan transaksi, tetapi juga mendukung pengelolaan layanan publik yang lebih efisien, transparan, dan terintegrasi.
“Melalui momentum Hari Jadi Kota Surabaya ke-733, kami ingin mengajak masyarakat semakin akrab dengan pembayaran non tunai menggunakan QRIS. Selain praktis, sistem ini juga mendukung transformasi layanan publik yang lebih modern,” ujar Trio, Sabtu (30/5/2026).
Tarif Rp733 berlaku untuk layanan transportasi umum Suroboyo Bus dan Wirawiri Suroboyo. Masyarakat yang melakukan pembayaran menggunakan QRIS pada hari pelaksanaan program dapat menikmati tarif khusus tersebut.
Tidak hanya transportasi umum, promo serupa juga diterapkan di berbagai lokasi parkir resmi yang dikelola Pemkot Surabaya. Beberapa lokasi yang masuk dalam program ini antara lain Gedung Balai Pemuda, Convention Hall, Lapangan Thor, Lapangan Hockey, Mangrove Gunung Anyar, Hitech Mall, RSUD Eka Chandrarini, Siola, Taman Harmoni, Taman Prestasi, Taman Hiburan Pantai (THP) Kenjeran, dan kawasan Wisata Tugu Pahlawan.
Selain itu, tarif parkir Rp733 juga berlaku di sejumlah fasilitas park and ride seperti Adityawarman, Arif Rahman Hakim, Genteng Kali, Kertajaya, dan Mayjen Sungkono. Program ini turut mencakup area Parkir Bus Wisata Religi Ampel, Pasar Karah, Pasar Nambangan, Wisata Taman Bulak, Gedung Wanita Kalibokor, Surabaya Expo Center (SUBEC), Gelora Bung Tomo, hingga beberapa titik parkir tepi jalan umum.
Trio menjelaskan bahwa program bertajuk “Ayo Nggawae QRIS” tersebut diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat menggunakan transportasi umum sekaligus memperluas ekosistem pembayaran digital di Kota Surabaya.
“Program ini tidak hanya menjadi bentuk apresiasi kepada masyarakat dalam perayaan HJKS, tetapi juga sarana edukasi agar penggunaan pembayaran digital semakin menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari warga,” katanya.
Melalui program tersebut, Pemkot Surabaya berharap transformasi digital di sektor pelayanan publik dapat berjalan semakin optimal serta mendukung terwujudnya kota yang modern, efisien, dan ramah bagi masyarakat. (tas)

