Surabaya (prapanca.id) – Pelaksanaan hari pertama Tes Kemampuan Akademik (TKA) tingkat SMP di Kota Surabaya berlangsung kondusif dan tanpa kendala berarti. Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai prosedur dengan pengawasan yang ketat.
TKA SMP 2026 dilaksanakan secara nasional pada 6 hingga 16 April 2026 sebagai instrumen pengukuran capaian akademik siswa, sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) Nomor 9 Tahun 2025.
Kepala Dispendik Surabaya, Febrina Kusumawati, melakukan pemantauan langsung ke sejumlah sekolah sejak pagi hari, di antaranya SMPN 1, SMPN 3, SMPN 5, dan SMPN 32 Surabaya. Berdasarkan hasil monitoring tersebut, pelaksanaan ujian di berbagai titik terpantau berjalan lancar.
Ia menjelaskan bahwa pola pelaksanaan TKA saat ini berbeda dengan sistem Ujian Nasional sebelumnya. Melalui skema berbasis sesi, kegiatan belajar mengajar di sekolah tetap berlangsung normal karena ujian hanya dilaksanakan di laboratorium komputer secara bergantian.
Data Dispendik menunjukkan bahwa TKA tahun ini diikuti oleh 321 lembaga pendidikan dengan total peserta mencapai 33.352 siswa. Untuk mendukung pelaksanaan, disiapkan 677 laboratorium komputer serta 1.118 pengawas ruang yang bertugas memastikan jalannya ujian tetap tertib dan sesuai aturan.
Dalam menjaga integritas pelaksanaan, Dispendik menerapkan sistem pengawasan silang, di mana pengawas tidak berasal dari sekolah yang sama dengan peserta. Langkah ini dinilai efektif untuk meminimalisir potensi pelanggaran selama ujian berlangsung.
Selain itu, aturan ketat juga diberlakukan terhadap barang bawaan peserta. Siswa tidak diperkenankan membawa tas maupun perangkat komunikasi ke dalam ruang ujian. Seluruh barang pribadi disimpan di ruang khusus sebelum peserta memasuki laboratorium.
Pengaturan jadwal antar sesi juga diperhatikan secara detail dengan adanya jeda waktu tertentu. Hal ini dilakukan untuk mencegah interaksi antar peserta dari sesi berbeda, sekaligus menjaga kerahasiaan soal.
Di sisi lain, Dispendik Surabaya telah menyiapkan mekanisme ujian susulan bagi siswa yang berhalangan hadir, seperti karena alasan kesehatan. Jadwal susulan akan berlangsung pada 11 hingga 17 Mei 2026, sementara pengumuman hasil nasional direncanakan pada 24 Mei 2026.
Hasil pemantauan di lapangan juga menunjukkan adanya dukungan kuat dari orang tua siswa. Sejumlah wali murid terlihat hadir di sekolah untuk memberikan semangat sebelum anak-anak mereka mengikuti ujian.
Dengan pelaksanaan yang tertib dan dukungan berbagai pihak, Pemkot Surabaya optimistis TKA SMP 2026 dapat berjalan lancar hingga akhir serta menghasilkan evaluasi akademik yang objektif dan berkualitas. (tas)

