Surabaya (prapanca.id) – Universitas Airlangga (UNAIR) terus memperkuat peran pengabdian masyarakat berbasis Sustainable Development Goals (SDGs). Melalui Lembaga Pengabdian Masyarakat Berkelanjutan (LPMB), UNAIR secara resmi menerjunkan 366 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Banyuwangi, Selasa (6/1/2026), bertempat di Pendopo Sabha Swagata Blambangan.
Sebanyak 366 mahasiswa tersebut akan melaksanakan program pengabdian di enam kecamatan, yakni Purwoharjo, Tegalsari, Pesanggaran, Bangorejo, Gambiran, dan Siliragung, yang mencakup 41 desa di wilayah Banyuwangi bagian selatan. Berbeda dengan pelaksanaan tahun sebelumnya, KKN UNAIR tahun ini secara khusus mengusung 17 tujuan SDGs sebagai landasan utama perancangan program kerja mahasiswa.
Wakil Dekan I Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran dan Ilmu Alam Banyuwangi (FIKKIA) UNAIR, Ivan Rahmatullah, dr, MPH, PhD, menegaskan bahwa program KKN merupakan wujud nyata komitmen UNAIR dalam mengimplementasikan SDGs hingga ke tingkat masyarakat desa.
“Sebanyak 366 mahasiswa yang diterjunkan ini mencerminkan komitmen UNAIR dalam pengabdian masyarakat sekaligus peningkatan capaian SDGs. Implementasi SDGs bukan hanya target institusi, melainkan tanggung jawab bersama,” ujarnya.
Ia menjelaskan, terdapat empat fokus utama KKN UNAIR 2026, yakni bidang kesehatan, pendidikan, ekonomi, dan lingkungan. Keempatnya disinergikan dengan program unggulan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, khususnya Banyuwangi Hijau.
Menurutnya, mahasiswa diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang berkontribusi nyata dalam pengentasan kemiskinan, peningkatan indeks pembangunan, serta penguatan kesadaran lingkungan masyarakat. (tas)

