Jakarta (prapanca.id) – Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2025, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) menggelar kegiatan nonton bareng film animasi Jumbo bersama 400 anak dari berbagai latar belakang. Acara ini berlangsung di CGV Grand Indonesia, Jakarta, pada Minggu (20/7), dan menjadi momentum penting untuk mendorong peningkatan tayangan serta konten media yang ramah dan edukatif bagi anak-anak Indonesia.
Menteri PPPA, Arifah Fauzi, dalam sambutannya menegaskan bahwa anak-anak berhak mendapatkan informasi yang aman dan sesuai dengan tahap perkembangan usia mereka. Ia menyebut bahwa film adalah media efektif untuk membentuk karakter positif pada anak.
“Konten yang tidak sesuai dapat mengganggu perkembangan mental dan emosional anak. Melalui film ‘Jumbo’, anak-anak diajak belajar nilai-nilai seperti keberanian, empati, dan solidaritas. Ini penting untuk mewujudkan lingkungan ramah anak demi Indonesia Emas 2045,” ujar Menteri Arifah.
Film “Jumbo”, produksi Visinema Studios, dipilih karena muatan edukatifnya yang kuat. Selain menghibur, film ini menyampaikan pesan penting tentang persahabatan, empati, serta pencegahan terhadap perundungan sejak dini.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Kemen PPPA dan CGV Cinemas Indonesia sebagai bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). CEO CGV Cinemas Indonesia, Mark Nah, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini menjadi pengalaman yang berkesan bagi anak-anak sekaligus sarana pembelajaran yang menyenangkan.
“Kami ingin CGV tidak hanya menjadi tempat hiburan, tetapi juga ruang inspirasi dan edukasi melalui film ramah anak, program kids field trip, dan kegiatan kolaboratif positif lainnya,” ujar Mark.
Tak hanya menonton film, anak-anak juga menerima goodie bag serta mainan edukatif dari CGV. Sementara itu, APSAI (Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia) turut memberikan hadiah berupa smartwatch edukatif, memperkuat semangat perayaan Hari Anak Nasional tahun ini.
Ketua Yayasan Waroeng Imaji, Dovieke Angsana, mengapresiasi kegiatan ini dan menyebut bahwa edukasi karakter anak harus menjadi tanggung jawab bersama.
“Kami berharap semakin banyak pihak terlibat mendukung perkembangan karakter anak bangsa. Film seperti ‘Jumbo’ adalah media efektif untuk mengajarkan nilai-nilai sosial dan menghargai perbedaan,” ucapnya.
Dukungan terhadap acara ini juga datang dari berbagai sektor, mulai dari dunia usaha hingga organisasi masyarakat. Beberapa mitra yang terlibat antara lain Bank BCA, Bank Mandiri, Lemonilo, PINTI, Tanoto Foundation, Wings, Halococo, Cool-Vita, hingga ELC.
Visinema Studios sendiri turut memperkuat kampanye perlindungan anak dengan memproduksi video layanan pengaduan call center SAPA 129, sebagai bagian dari komitmen mereka terhadap isu sosial dan keluarga. (anz)

