Surabaya (prapanca.id) – Universitas Airlangga (UNAIR) kembali menorehkan kontribusi nyata melalui alumninya di sektor kesehatan nasional. Dr dr Muhammad Riendra, SpBTKV Subsp VE(K) FIATCVS, lulusan Fakultas Kedokteran UNAIR, kini dipercaya mengemban amanah sebagai Direktur Utama Rumah Sakit Universitas Andalas (RS UNAND).
Pelantikan Dr Riendra sebagai Direktur Utama RS UNAND dilakukan pada 27 Maret 2025, setelah sebelumnya menapaki perjalanan panjang di dunia pelayanan kesehatan dan manajemen rumah sakit. Kariernya diawali dengan kepercayaan sebagai Kepala Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS M Djamil selama enam tahun, sebelum akhirnya mengikuti proses seleksi pimpinan rumah sakit pendidikan.
Menurut Dr Riendra, pengalaman menempuh pendidikan di UNAIR berperan besar dalam membentuk pola pikir kepemimpinan serta ketangguhan dalam pengambilan keputusan. Ia menuturkan bahwa pendidikan kedokteran di UNAIR membiasakannya menghadapi tekanan tinggi, sehingga mampu bersikap tenang dan tepat dalam menentukan kebijakan.
Dalam memimpin RS pendidikan, Dr Riendra menekankan pentingnya integritas, kejujuran, dan keteladanan. Ia berupaya membangun budaya kerja yang cerdas dan ikhlas, sekaligus mendorong lahirnya inovasi layanan kesehatan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Salah satu inovasi yang tengah dikembangkan adalah pembangunan rumah sakit berbasis wakaf, sebagai solusi kreatif di tengah keterbatasan anggaran perguruan tinggi negeri. Langkah ini diharapkan mampu memperluas akses layanan kesehatan sekaligus memperkuat peran sosial rumah sakit pendidikan.
Sebagai alumnus UNAIR, Dr Riendra juga menyampaikan kebanggaannya terhadap kompetensi lulusan Bedah Toraks, Kardiak, dan Vaskular (BTKV) UNAIR yang dinilai adaptif dengan kondisi fasilitas rumah sakit di berbagai daerah di Indonesia. (tas)

