Surabaya (prapanca.id) – Kiprah alumnus Universitas Airlangga (UNAIR) kembali mengharumkan dunia pendidikan nasional. Siti Fauziah, S.Pd., M.Si., guru TK Taman Ceria Surabaya sekaligus alumnus Magister Psikologi (MAPSI) UNAIR angkatan 2018, berhasil meraih Juara III Apresiasi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Tingkat Nasional 2025 kategori Guru Taman Kanak-kanak Transformatif.
Ajang apresiasi tersebut diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Direktorat Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru (Ditjen GTKPG). Pengumuman pemenang berlangsung pada Kamis (27/11/2025) di Hotel Merlin, Jakarta, setelah melalui seleksi ketat dari tingkat kota, provinsi, hingga nasional.
Prestasi ini diraih berkat inovasi pembelajaran coding unplugged berbasis edukasi gizi anak usia dini. Metode tersebut mengenalkan konsep dasar algoritma dan logika berpikir tanpa perangkat digital, melainkan melalui aktivitas mengolah makanan sehat.
Inovasi bertajuk KEMILAU (Coding Edukatif untuk Mengenal Isi Lauk) ini mengajak anak belajar menyusun kode huruf dan angka yang merepresentasikan bahan makanan, seperti jagung, susu, dan keju dalam menu jasuke.
“Anak-anak belajar coding dengan cara menyenangkan dan dekat dengan kehidupan sehari-hari mereka,” ujar Siti Fauziah.
Pendekatan ini tidak hanya berdampak pada kemampuan kognitif anak, tetapi juga meningkatkan keterampilan sosial, kerja sama, serta membangun kebiasaan makan sehat sejak dini. Meski sempat menemui tantangan dari orang tua, inovasi ini akhirnya diterima melalui pelibatan aktif dalam kegiatan sekolah.
Sebagai alumnus MAPSI UNAIR, Siti Fauziah menegaskan bahwa pendekatan psikologi pendidikan sangat berperan dalam merancang pembelajaran yang humanis dan kontekstual. Ia berharap inovasi ini dapat direplikasi di berbagai daerah sebagai bagian dari penguatan literasi komputasi anak usia dini. (tas)

