Jakarta (prapanca.id) – Industri kendaraan listrik nasional kembali mencatat pencapaian penting setelah AION UT meraih penghargaan “Best EV of the Year” dalam perayaan 60 tahun Pikiran Rakyat. Ajang yang berlangsung pada 24 April 2026 di Hotel Savoy Homann ini menjadi momentum pengakuan terhadap inovasi kendaraan listrik yang semakin relevan dengan kebutuhan pasar Indonesia.
Penghargaan tersebut diberikan atas kontribusi GAC Indonesia dalam menghadirkan kendaraan listrik modern melalui lini AION UT. Model ini dinilai mampu menggabungkan teknologi, efisiensi energi, serta kenyamanan berkendara dalam satu paket yang kompetitif di segmen hatchback.
Konsistensi Prestasi di Industri Otomotif
Pengakuan dari Pikiran Rakyat menambah deretan penghargaan yang sebelumnya telah diraih AION UT di tingkat nasional. Model ini sempat dinobatkan sebagai salah satu kendaraan listrik paling inspiratif dalam ajang penghargaan otomotif 2025 serta meraih gelar hatchback listrik terbaik pada pameran otomotif besar 2026.
Rangkaian prestasi tersebut memperkuat posisi AION UT sebagai salah satu pemain utama di segmen kendaraan listrik kompak. Selain itu, capaian ini mencerminkan meningkatnya penerimaan pasar terhadap kendaraan listrik di Indonesia, khususnya di kelas hatchback yang semakin diminati masyarakat perkotaan.
CEO GAC Indonesia, Andry Ciu, menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi dorongan bagi perusahaan untuk terus berinovasi dalam menghadirkan kendaraan listrik yang tidak hanya canggih, tetapi juga aman dan nyaman digunakan sehari-hari.
Performa dan Teknologi Jadi Andalan
Dari sisi teknis, AION UT dibekali motor listrik berpenggerak roda depan dengan tenaga mencapai 201 hp dan torsi 210 Nm. Performa tersebut dikombinasikan dengan baterai berkapasitas 60 kWh yang mampu menempuh jarak hingga 500 kilometer berdasarkan standar NEDC.
Efisiensi energi yang mencapai 11 kWh per 100 kilometer menjadikan kendaraan ini ideal untuk mobilitas harian maupun perjalanan jarak menengah. Teknologi Battery Management System (BMS) juga disematkan untuk memastikan pengelolaan daya berjalan optimal dan aman dalam berbagai kondisi penggunaan.
Selain itu, fitur fast charging hingga 87 kW memungkinkan pengisian daya yang lebih cepat, sehingga meningkatkan fleksibilitas penggunaan kendaraan listrik di tengah aktivitas masyarakat yang dinamis.
Harga Kompetitif Dorong Adopsi EV
Di pasar Indonesia, AION UT dipasarkan dengan harga yang relatif kompetitif di kelasnya. Varian Standard dibanderol sekitar Rp325 juta, sementara varian Premium berada di kisaran Rp375 juta (OTR Jakarta).
Strategi harga ini dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong adopsi kendaraan listrik, terutama bagi konsumen yang ingin beralih dari kendaraan berbahan bakar fosil tanpa mengorbankan performa maupun fitur teknologi.
Penghargaan “Best EV of the Year” yang diraih AION UT sekaligus mempertegas peran GAC Indonesia dalam mempercepat transisi menuju mobilitas berkelanjutan. Dengan inovasi yang terus dikembangkan, kendaraan listrik diproyeksikan akan semakin menjadi pilihan utama di pasar otomotif nasional dalam beberapa tahun ke depan. (anz)

