Jakarta (prapanca.id) — Layanan PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui KA Pangandaran kian diminati masyarakat sebagai moda transportasi wisata. Sepanjang Triwulan I 2026, jumlah pelanggan kereta relasi Gambir–Banjar (pp) ini tercatat mencapai 97.306 orang.
Angka tersebut menunjukkan peningkatan sebesar 21,23 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang mencatatkan 80.265 pelanggan. Tren ini memperlihatkan tingginya minat masyarakat terhadap perjalanan wisata yang nyaman sekaligus efisien.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menjelaskan bahwa KA Pangandaran menawarkan pengalaman perjalanan yang berbeda dibandingkan moda transportasi darat lainnya. Selain menghindari kemacetan, penumpang juga disuguhi panorama alam sepanjang perjalanan menuju selatan Jawa Barat.
Kereta ini melintasi berbagai lanskap khas, mulai dari pegunungan, lembah hijau, persawahan, hingga jembatan dan aliran air yang menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.
Perjalanan Nyaman Menuju Destinasi Favorit
KA Pangandaran menjadi alternatif menarik bagi wisatawan yang ingin menikmati liburan tanpa kelelahan di perjalanan. Dengan keberangkatan dari Gambir menuju Banjar, perjalanan ini memberikan kenyamanan sekaligus pengalaman visual yang memanjakan.
Setibanya di Banjar, wisatawan dapat melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Pangandaran yang dikenal sebagai salah satu destinasi unggulan di Jawa Barat.
Beragam destinasi wisata tersedia, mulai dari Pantai Pangandaran dengan hamparan pasirnya, hingga aktivitas selancar di Pantai Batu Karas. Bagi pencinta petualangan, pengalaman body rafting di Green Canyon Pangandaran juga menjadi daya tarik tersendiri.
Wisata keluarga pun turut terakomodasi melalui kunjungan ke Aquarium Indonesia Pangandaran yang menghadirkan edukasi seputar biota laut.
Dorong Pariwisata dan Ekonomi Lokal
Tingginya jumlah penumpang KA Pangandaran tidak hanya berdampak pada sektor transportasi, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah tujuan wisata. Konsistensi kunjungan wisatawan membantu meningkatkan okupansi penginapan, geliat UMKM, serta jasa pemandu wisata di kawasan Pangandaran.
Selain itu, pengalaman kuliner khas pesisir menjadi bagian penting dari daya tarik wisata. Salah satu yang populer adalah menikmati hidangan laut seperti lobster bakar di Pantai Madasari, terutama saat momen matahari terbenam.
Anne Purba menambahkan bahwa perjalanan menggunakan kereta api memberikan keuntungan dari sisi kebugaran wisatawan. Dengan kondisi tubuh yang tetap segar saat tiba di tujuan, wisatawan dapat langsung menikmati berbagai aktivitas tanpa kelelahan akibat perjalanan panjang di jalan raya.
KAI menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan transportasi yang andal dan nyaman, sekaligus mendukung pengembangan pariwisata nasional. Peningkatan jumlah pelanggan KA Pangandaran menjadi indikator bahwa kereta api semakin menjadi pilihan utama untuk perjalanan wisata yang praktis, aman, dan menyenangkan. (agu)

