Surabaya (prapanca.id) – Timnas Futsal Indonesia harus mengubur ambisi meraih gelar back to back setelah takluk dari Timnas Futsal Thailand pada final Piala AFF Futsal 2026. Dalam laga yang berlangsung di Thailand, skuad Garuda kalah tipis dengan skor 1-2.
Pasukan asuhan Héctor Souto sebenarnya tampil menjanjikan sejak awal pertandingan. Indonesia bahkan mampu membuka keunggulan lebih dulu melalui gol Andres Dwi Persada Putra yang sukses membungkam publik tuan rumah.
Namun, Thailand merespons dengan meningkatkan intensitas serangan. Tekanan yang terus dilancarkan akhirnya membuahkan hasil setelah Itticha Praphaphan mencetak gol penyeimbang melalui eksekusi penalti.
Momentum berbalik di babak kedua. Thailand memastikan kemenangan lewat gol Panut Kittipanuwong yang mengubah skor menjadi 2-1 hingga peluit panjang dibunyikan.
Hasil ini membuat Thailand kembali menegaskan dominasinya di kawasan Asia Tenggara, sementara Indonesia harus puas finis sebagai runner-up.
Meski gagal membawa pulang trofi, performa Indonesia justru mendapat respons positif dari publik. Banyak warganet memberikan apresiasi atas perjuangan para pemain muda yang tampil tanpa beban dan mampu memberi perlawanan sengit.
Di media sosial, khususnya Instagram resmi timnas, sejumlah komentar menilai keberanian pelatih dalam menurunkan skuad muda menjadi poin penting dalam perjalanan tim hingga final.
Sebagian netizen bahkan menilai Thailand harus bekerja ekstra keras untuk mengalahkan Indonesia yang tidak tampil dengan kekuatan terbaik.
Komentar lain juga menyoroti bahwa pengalaman di turnamen ini akan menjadi bekal berharga bagi regenerasi pemain futsal Indonesia ke depan.
Kegagalan mempertahankan gelar memang menjadi catatan tersendiri, namun capaian hingga final tetap menunjukkan konsistensi performa Indonesia di level regional.
Dengan komposisi pemain muda yang mampu bersaing hingga partai puncak, peluang Indonesia untuk kembali bangkit di turnamen mendatang dinilai masih sangat terbuka. (ant)

