Surabaya (prapanca.id) – Momen mudik Idulfitri selalu identik dengan kebersamaan bersama keluarga besar. Selain silaturahmi, tradisi membagikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada anak-anak dan keponakan menjadi salah satu hal yang paling dinanti saat Lebaran.
Namun, pembagian THR kini tidak lagi sekadar memberikan amplop. Banyak keluarga mulai mengemasnya dalam bentuk permainan seru agar suasana semakin meriah dan penuh tawa.
Selain menambah keseruan, games juga mampu menciptakan pengalaman Lebaran yang lebih berkesan dan mempererat hubungan antaranggota keluarga.
Berikut enam ide permainan THR yang bisa dicoba saat kumpul keluarga:
1. Tebak Isi Amplop
Permainan ini sederhana namun tetap seru. Siapkan beberapa amplop dengan nominal berbeda, lalu berikan petunjuk kepada peserta.
Anak-anak diminta menebak isi amplop berdasarkan clue yang diberikan. Pemenang adalah yang paling mendekati nominal sebenarnya.
2. Treasure Hunt THR
Permainan berburu harta karun ini cocok untuk semua usia. Sembunyikan amplop THR di berbagai sudut rumah, lalu siapkan petunjuk berupa teka-teki.
Peserta harus mengikuti setiap petunjuk hingga menemukan “harta karun” yang tersembunyi.
3. Balon Berhadiah
Masukkan kertas berisi nominal THR ke dalam balon sebelum ditiup. Peserta harus memecahkan balon dengan cara tertentu, seperti diduduki atau diinjak.
Nominal yang ditemukan di dalam balon menjadi hadiah yang mereka dapatkan.
4. Lempar Koin ke Gelas
Susun beberapa gelas dengan nominal THR berbeda. Peserta diminta melempar koin dari jarak tertentu.
Jika koin masuk ke dalam gelas, peserta berhak mendapatkan uang sesuai nominal yang tersedia.
5. Roda Keberuntungan THR
Buat roda sederhana dari karton yang berisi berbagai nominal THR atau tantangan ringan.
Peserta memutar roda dan mendapatkan hadiah sesuai hasil yang ditunjuk.
6. Sambung Kata Lebaran
Permainan ini melibatkan banyak peserta dan cocok dimainkan bersama keluarga besar.
Setiap orang harus menyebutkan kata yang berkaitan dengan Lebaran, seperti “ketupat”, “takbir”, atau “silaturahmi”. Peserta yang kehabisan ide akan gugur, dan pemenang terakhir mendapatkan THR.
Mengemas pembagian THR dalam bentuk permainan tidak hanya menambah keseruan, tetapi juga memperkuat ikatan emosional antaranggota keluarga.
Tawa, interaksi, dan momen kebersamaan yang tercipta dari permainan sederhana ini sering kali menjadi kenangan yang bertahan lama, bahkan setelah Idulfitri usai.
Lebaran pun tak sekadar tentang tradisi, tetapi juga tentang menciptakan kebahagiaan bersama orang-orang terdekat. (ant)

