Surabaya (prapanca.id) – Kantor Regional FIBA Asia mengonfirmasi daftar peserta dan jadwal musim BCL Asia-East 2026. Kompetisi ini merupakan liga resmi FIBA yang mempertemukan klub-klub terbaik dari federasi nasional di sub-zona Asia Tenggara dan Asia Timur.
Musim terbaru ini menghadirkan sejumlah perubahan komposisi tim, termasuk kembalinya wakil Hong Kong serta debut klub asal Indonesia.
Salah satu sorotan musim ini adalah kembalinya klub Hong Kong, South China, setelah absen satu musim. South China sebelumnya menjuarai Kejuaraan Divisi A1 Hong Kong dan kini kembali bersaing di level regional.
Di Grup B, mereka akan bersaing dengan juara bertahan Ulaanbaatar Xac Broncos dari Mongolia. Broncos datang dengan status mentereng usai mempertahankan gelar liga domestik serta menjuarai BCL Asia-East 2025.
Selain itu, dua wakil Chinese Taipei, New Taipei Kings dan Taoyuan Pauian Pilots, juga menghuni Grup B. Pada edisi sebelumnya, Broncos mengalahkan Taoyuan Pauian di partai final sebelum keduanya melaju ke BCL Asia 2025, di mana Broncos bahkan mencatat sejarah dengan finis di posisi ketiga.
Sementara itu, Grup A akan menghadirkan sejumlah wajah baru. Klub Indonesia, Dewa United Banten, resmi menjalani debut di BCL Asia-East 2026. Mereka menggantikan peran Pelita Jaya yang tampil impresif dalam dua musim awal kompetisi ini.
Dewa United akan bersaing dengan wakil Malaysia, Johor Southern Tigers, yang baru saja menjuarai Major Basketball League. Selain itu, ada pula klub Thailand, Hi-Tech Basketball Club, yang kembali mencoba peruntungan setelah dua musim sebelumnya belum mampu melangkah jauh.
Kehadiran Dewa United menjadi momentum penting bagi basket Indonesia untuk kembali menunjukkan daya saing di level Asia Timur dan Tenggara.
Pada bulan Maret 2026, Dewa United dijadwalkan menjalani dua pertandingan penting di fase grup:
- 27 Maret 2026: Dewa United vs Hi-Tech
- 29 Maret 2026: Johor Southern Tigers vs Dewa United
Dua laga tersebut akan menjadi ujian awal bagi Dewa United dalam menentukan peluang lolos ke babak berikutnya.
Di kompetisi domestik Indonesian Basketball League atau IBL GoPay 2026, Dewa United dijadwalkan melakoni satu laga tandang pada Maret, yakni menghadapi Pacific Caesar Surabaya pada 8 Maret 2026.
Padatnya agenda domestik dan regional akan menjadi tantangan tersendiri bagi Dewa United dalam menjaga konsistensi performa.
Dengan komposisi grup yang kompetitif, BCL Asia-East 2026 diprediksi berlangsung sengit. Kembalinya South China, konsistensi Broncos, serta debut Dewa United menambah dinamika persaingan musim ini.
Kompetisi ini juga menjadi jalur penting menuju BCL Asia, sehingga setiap pertandingan di fase grup memiliki arti krusial dalam menentukan langkah klub menuju level yang lebih tinggi. (ant)

