New Orleans (prapanca.id) – New Orleans Pelicans menunjukkan akurasi tembakan yang solid saat menghadapi Indiana Pacers pada Jumat malam. Secara kolektif, Pelicans mencatatkan persentase tembakan 50 persen dari lapangan, dengan sejumlah pemain tampil impresif di sisi ofensif.
Zion Williamson, Trey Murphy III, dan Saddiq Bey masing-masing mencetak lebih dari 20 poin. Williamson menjadi top skor tim dengan 27 poin, sementara Murphy menyumbang 22 poin dan Bey menambahkan 20 poin. Namun, performa positif tersebut tidak cukup menutup kelemahan Pelicans di sisi pertahanan.
Indiana Pacers, yang sepanjang musim ini kesulitan mencetak poin akibat badai cedera dan menempati peringkat terakhir NBA dalam efisiensi serangan, justru tampil lepas di hadapan publik sendiri. Pacers mencetak 73 poin hanya dalam dua kuarter pertama dan menutup kuarter ketiga dengan torehan 102 poin, membuat Pelicans kesulitan mengejar ketertinggalan.
Meski sempat berusaha bangkit di paruh kedua dengan permainan penuh energi, Pelicans gagal mendapatkan cukup banyak penghentian defensif untuk benar-benar mengancam keunggulan Pacers hingga menit-menit akhir laga.
Distribusi bola menjadi faktor yang mencolok dalam pertandingan ini. Pelicans mencatatkan 16 assist di babak pertama, yang membantu mereka tetap kompetitif meski tertinggal 73–66 saat turun minum. Namun, pergerakan bola melambat drastis di paruh kedua dengan hanya enam assist, situasi yang dimanfaatkan Pacers untuk membangun keunggulan dua digit dan mengontrol jalannya pertandingan.
Dari sisi individu, Trey Murphy III mencetak lima tembakan tiga angka dari 14 percobaan. Jumlah tersebut masih sejalan dengan rata-rata terbaik NBA miliknya pada bulan Januari, yakni 5,3 tripoin per pertandingan, unggul dari sebagian besar pemain perimeter liga.
Pelicans akan melanjutkan tur tandang mereka dengan menghadapi Houston pada Minggu mendatang. Laga tersebut menjadi awal dari rangkaian pertandingan berat, di mana tiga dari lima lawan berikutnya berasal dari jajaran tim papan atas Wilayah Barat, termasuk San Antonio dan Oklahoma City.
Hasil ini membuat New Orleans dan Indiana berbagi kemenangan dalam dua pertemuan musim reguler. Sebelumnya, Pelicans sempat menang telak 19 poin atas Pacers pada 20 Desember lalu saat bermain di kandang sendiri. (aga)

