Jambi (prapanca.id) – Direktorat Lalu Lintas Polda Jambi terus memperkuat pendekatan edukatif kepada masyarakat melalui inovasi komunikasi publik. Salah satunya dengan menghadirkan program “Patroli Udara Siginjai” yang disiarkan melalui RRI Pro 2 FM Jambi pada 22 April 2026.
Program ini menjadi bagian dari strategi Ditlantas untuk menyampaikan informasi lalu lintas secara lebih luas dan mudah diakses. Tidak hanya menyasar pengguna jalan, siaran ini juga dirancang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berkendara serta kepatuhan terhadap aturan lalu lintas.
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh personel Subdirektorat Registrasi dan Identifikasi (Subdit Regident) atas arahan Adi Benny Cahyono selaku Direktur Lalu Lintas Polda Jambi. Melalui siaran radio, masyarakat diberikan pemahaman mengenai regulasi berlalu lintas hingga informasi terbaru terkait layanan publik seperti pembuatan SIM dan administrasi kendaraan.
Perwakilan Subdit Regident yang hadir dalam siaran menjelaskan bahwa radio masih memiliki peran strategis dalam menjangkau masyarakat secara luas, termasuk di wilayah yang belum sepenuhnya terjangkau media digital. Pendekatan ini dinilai efektif untuk membangun komunikasi dua arah sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
Selain edukasi keselamatan, materi siaran juga menyoroti kemudahan akses layanan di Satpas SIM dan Samsat. Masyarakat diajak untuk memanfaatkan layanan tersebut secara optimal serta berperan aktif dalam menjaga ketertiban di jalan raya.
Respons publik terhadap program ini tergolong positif. Tingginya partisipasi pendengar menunjukkan bahwa kebutuhan akan informasi lalu lintas yang edukatif dan aktual masih sangat besar. Interaksi yang terbangun selama siaran menjadi indikator bahwa pendekatan humanis melalui media penyiaran mampu mendekatkan polisi dengan masyarakat.
Upaya ini sejalan dengan tujuan mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah Jambi. Dengan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat, diharapkan angka pelanggaran dan kecelakaan dapat ditekan secara signifikan.
Ke depan, Ditlantas Polda Jambi berkomitmen untuk terus menghadirkan program edukasi serupa secara berkelanjutan. Tidak hanya melalui radio, tetapi juga melalui berbagai kanal komunikasi lainnya, baik media cetak, elektronik, maupun platform digital, sebagai bagian dari pelayanan publik yang adaptif di era informasi. (agu)

