Surabaya (prapanca.id) – Kondisi cedera yang dialami juara dunia MotoGP 2026, Marc Márquez, ternyata jauh lebih kompleks dari yang sebelumnya dipublikasikan. Insiden kecelakaan di Sprint Race MotoGP Prancis 2026 di Sirkuit Bugatti hanya memperburuk situasi yang sebenarnya sudah ada sejak beberapa seri sebelumnya.
Pembalap asal Spanyol itu mengungkapkan bahwa dirinya bahkan sudah dijadwalkan menjalani operasi bahu kanan sebelum kecelakaan di Prancis terjadi.
Dalam penjelasannya, Marc Márquez mengaku mengalami gangguan serius pada bahu kanan akibat pergeseran kecil pada baut di area ligamen. Pergeseran sekitar 1–2 milimeter itu kemudian menekan saraf radial dan memengaruhi kontrolnya terhadap motor.
Masalah tersebut mulai dirasakan sejak usai MotoGP Jerez, dan secara bertahap berdampak pada konsistensi performanya di lintasan.
Cedera tersebut semakin rumit setelah Márquez mengalami kecelakaan keras pada lap akhir Sprint Race MotoGP Prancis 2026. Insiden itu menyebabkan patah tulang kaki kanan, yang membuatnya dipastikan absen pada balapan utama di Le Mans serta seri berikutnya di MotoGP Catalunya 2026.
Meski demikian, cedera kaki tersebut bukan satu-satunya masalah utama yang dihadapi pembalap saat ini.
Melalui wawancara dengan media olahraga Spanyol DAZN, Márquez menyebut bahwa operasi bahu kanan sebenarnya sudah dijadwalkan setelah seri Catalunya.
Operasi tersebut dikabarkan relatif ringan, dengan fokus pada perbaikan posisi baut dan pembebasan tekanan saraf yang terganggu.
Namun, kecelakaan di Le Mans membuat jadwal operasi dipercepat dan kemungkinan dilakukan secara bersamaan dengan penanganan cedera kaki.
Absennya Marc Márquez dipastikan berdampak pada persaingan gelar musim ini. Hingga seri Prancis, ia berada di posisi lima klasemen sementara MotoGP 2026 dengan selisih 51 poin dari pemuncak klasemen.
Meski sempat meraih dua kemenangan di sprint race, inkonsistensi performa mulai terlihat akibat gangguan fisik yang dialaminya sejak awal musim.
Cedera kali ini menambah daftar panjang masalah fisik yang menghantui Márquez dalam beberapa tahun terakhir. Ia sebelumnya juga pernah menjalani operasi besar akibat cedera lengan pada 2022, serta masalah bahu kronis yang baru terungkap setelah musim 2018.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa perjalanan kariernya di MotoGP dalam beberapa musim terakhir selalu dibayangi pemulihan cedera berulang.
Kombinasi cedera kaki dan masalah bahu membuat situasi Marc Márquez menjadi salah satu sorotan terbesar di MotoGP 2026. Dengan jadwal operasi yang sudah menunggu, fokus utama kini bukan hanya soal gelar, tetapi juga pemulihan jangka panjang untuk memastikan sang juara dunia bisa kembali kompetitif di lintasan. (ant)

