Surabaya (prapanca.id) – Suasana pusat Kota Surabaya berubah menjadi lautan cahaya saat gelaran Surabaya Vaganza 2026 berlangsung meriah pada Sabtu (16/5/2026) malam. Ribuan warga tampak memadati sepanjang rute parade untuk menyaksikan festival tahunan bertema Festival of Lights: Garden of Hope yang menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 sekaligus masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 Kementerian Pariwisata Republik Indonesia.
Sejak menjelang petang, masyarakat mulai memenuhi area trotoar hingga titik-titik strategis di sepanjang jalur parade. Antusiasme warga terlihat begitu tinggi untuk menyaksikan parade malam yang tahun ini tampil lebih megah melalui perpaduan mobil hias bunga, tata cahaya artistik, kostum bercahaya, pertunjukan visual, hingga iringan atraksi kreatif dari berbagai peserta.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan bahwa Surabaya Vaganza tahun ini sengaja dikemas berbeda untuk memberikan pengalaman wisata malam yang lebih menarik bagi masyarakat sekaligus memperkuat identitas Surabaya sebagai kota modern berbasis budaya dan pariwisata.
“Surabaya Vaganza malam hari ini menunjukkan indahnya Kota Surabaya dan indahnya rasa kekeluargaan warga Kota Surabaya,” kata Eri sebelum memberangkatkan parade dari kawasan Tugu Pahlawan.
Menurutnya, penggunaan konsep parade malam dengan dominasi cahaya menjadi pembeda utama dibanding penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya. Selain memberikan pengalaman visual yang lebih atraktif, konsep tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan pengunjung saat menikmati jalannya parade.
“Makane bengi-bengi iki rek festival nggawe lampu. Ini menunjukkan bedanya dengan yang dulu-dulu. Rutenya juga dibuat lebih panjang supaya masyarakat lebih nyaman menikmati acaranya,” ujarnya.
Parade Surabaya Vaganza 2026 dimulai dari kawasan Tugu Pahlawan dan melintasi sejumlah ruas utama kota, seperti Jalan Tembaan, Jalan Tunjungan, Jalan Gubernur Suryo, hingga berakhir di kawasan Monumen Bambu Runcing. Total lintasan parade mencapai sekitar 3,1 kilometer.
Sepanjang perjalanan, suasana kota dipenuhi sorotan lampu warna-warni, dekorasi artistik, hingga penampilan peserta dengan kostum tematik bercahaya. Masyarakat tampak antusias mengabadikan momen menggunakan telepon genggam, terutama ketika mobil-mobil hias melintas di kawasan heritage Jalan Tunjungan.
Sebanyak 35 peserta dari berbagai instansi, komunitas, hingga stakeholder turut ambil bagian dalam parade tersebut. Beragam kendaraan hias dengan konsep taman cahaya dan dekorasi bunga menjadi daya tarik utama yang menyedot perhatian pengunjung.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota Eri bersama Ketua TP PKK Surabaya Rini Indriyani juga ikut menyapa masyarakat dari atas kendaraan Volkswagen Safari berwarna klasik yang menjadi bagian dari rombongan parade.
Eri mengapresiasi masuknya Surabaya Vaganza dalam Karisma Event Nusantara 2026. Menurutnya, pengakuan tersebut menjadi bukti bahwa event budaya dan pariwisata Surabaya mampu bersaing di tingkat nasional serta memiliki daya tarik wisata yang kuat.
“Matur nuwun warga Surabaya yang luar biasa. Kalau pariwisata jalan, budaya arek Suroboyo juga jalan. Ketika wisata bergerak, ekonomi juga ikut bergerak, hotel ramai, UMKM hidup,” tuturnya.
Ia mengungkapkan, berbagai event budaya yang digelar Pemerintah Kota Surabaya selama ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kunjungan wisatawan. Berdasarkan data yang disampaikan, tingkat kunjungan wisata ke Surabaya mengalami peningkatan sekitar 12,5 persen selama rangkaian event berlangsung, sementara okupansi hotel turut meningkat sekitar 4 persen.
“Vaganza dan Rujak Uleg kemarin masuk KEN, sehingga ekonomi ikut bergerak dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” katanya.
Tidak hanya menjadi ajang hiburan, Surabaya Vaganza juga dipandang sebagai etalase wisata urban Kota Pahlawan. Konsep parade malam dengan sentuhan pencahayaan modern dinilai menjadi diferensiasi yang memperkuat citra Surabaya sebagai kota kreatif dan ramah wisatawan.
Sementara itu, Asisten Deputi Event Daerah Kementerian Pariwisata RI, Reza Fahlevi, memberikan apresiasi terhadap konsistensi Pemkot Surabaya dalam menghadirkan event berkualitas yang mampu mendorong sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
“Ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota Surabaya dalam memajukan sektor pariwisata melalui penyelenggaraan event-event berkualitas,” ujar Reza.
Ia menambahkan, terpilihnya Surabaya Vaganza dalam Karisma Event Nusantara 2026 menunjukkan bahwa event tersebut telah melalui proses kurasi ketat dan dinilai layak menjadi salah satu agenda unggulan nasional.
“Masuknya Surabaya Vaganza ke dalam KEN 2026 membuktikan bahwa event ini memiliki kualitas dan daya tarik yang kuat dibanding event lain di berbagai daerah di Indonesia,” katanya.
Reza berharap Surabaya Vaganza ke depan dapat berkembang menjadi signature event Kota Surabaya yang mampu menarik lebih banyak wisatawan domestik maupun mancanegara. Menurutnya, event seperti ini tidak hanya memperkuat promosi kota, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi pelaku UMKM, industri kreatif, hingga sektor perhotelan dan transportasi.
“Semoga event ini terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat Kota Surabaya,” pungkasnya. (tas)

