Surabaya (prapanca.id) – Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Perhubungan (Dishub) mulai menyiapkan strategi pengaturan parkir di kawasan wisata menjelang libur Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026. Langkah ini dilakukan sebagai upaya mengantisipasi lonjakan jumlah pengunjung, khususnya di destinasi favorit seperti Kebun Binatang Surabaya (KBS).
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dishub Kota Surabaya, Trio Wahyu Bowo, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi lintas instansi bersama kepolisian untuk memastikan kelancaran mobilitas masyarakat selama periode libur panjang. Ia menyebutkan, lonjakan pengunjung diprediksi terjadi pada rentang 20 hingga 24 Maret 2026.
“Kami sudah memetakan potensi kepadatan pengunjung, terutama di KBS. Oleh karena itu, kami siapkan beberapa titik parkir alternatif untuk mengurangi penumpukan kendaraan di sekitar lokasi wisata,” ujarnya, Selasa (17/3/2026).
Sebagai langkah konkret, Dishub Surabaya menyiapkan dua lokasi utama untuk menampung kendaraan pengunjung, yakni Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ) dan area parkir Surabaya Town Square (Sutos). Kedua titik ini dipilih karena memiliki kapasitas yang cukup besar serta akses yang relatif dekat dengan kawasan KBS.
Terminal Intermoda Joyoboyo diperkirakan mampu menampung sekitar 550 kendaraan roda empat dan 373 kendaraan roda dua. Apabila kapasitas di lokasi tersebut telah terpenuhi, pengunjung akan diarahkan menuju area parkir di Sutos sebagai alternatif tambahan.
Untuk mendukung mobilitas pengunjung dari titik parkir menuju lokasi wisata, Dishub juga menyiapkan layanan shuttle bus. Armada yang digunakan berasal dari bus sekolah yang sementara dialihfungsikan selama masa libur Lebaran.
Shuttle bus ini akan melayani rute dari Sutos menuju KBS dan sebaliknya. Kehadiran layanan ini diharapkan dapat memudahkan pengunjung sekaligus mengurangi kepadatan lalu lintas di sekitar area kebun binatang.
“Bus sekolah kami manfaatkan sebagai shuttle karena saat ini sedang libur. Ini menjadi solusi agar pengunjung tetap nyaman meski harus parkir di lokasi yang tidak langsung berdekatan dengan KBS,” jelas Trio.
Selain itu, Dishub juga akan menempatkan petugas di sejumlah titik strategis untuk membantu pengaturan arus kendaraan dan memberikan arahan kepada pengunjung terkait lokasi parkir yang tersedia.
Upaya ini merupakan bagian dari strategi manajemen lalu lintas terpadu yang bertujuan menciptakan kelancaran dan kenyamanan bagi masyarakat selama menikmati libur Lebaran di Kota Surabaya.
Dengan adanya pengaturan parkir terintegrasi serta layanan transportasi pendukung, diharapkan potensi kemacetan di kawasan wisata dapat diminimalkan, sehingga aktivitas rekreasi masyarakat tetap berjalan aman dan tertib. (tas)

