Surabaya (prapanca.id) – Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Pendidikan Kota Surabaya resmi membuka pendaftaran Calon Anggota Dewan Pendidikan Kota Surabaya periode 2026-2030. Proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman dispendik.surabaya.go.id/dewanpendidikan mulai 14 Februari hingga 28 Februari 2026.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Febrina Kusumawati, menjelaskan bahwa tahapan seleksi dimulai dengan administrasi pada 16 Februari hingga 1 Maret 2026. Pengumuman calon yang lolos nominasi dijadwalkan pada 2 Maret 2026, dilanjutkan pemaparan gagasan dan wawancara pada 4-5 Maret 2026.
Menurut Febrina, sebelum pembukaan pendaftaran, wali kota telah menetapkan Panitia Seleksi (Pansel) melalui Keputusan Wali Kota Surabaya Nomor 100.3.3.3/29/436.1.2/2026. Pansel tersebut bertugas menyusun pedoman teknis, mengumumkan rekrutmen, melakukan seleksi, hingga melaporkan hasil akhir kepada wali kota.
Adapun komposisi Pansel berasal dari kalangan akademisi berbagai perguruan tinggi di Surabaya, yakni Prof. Muchlas Samani dari Universitas Negeri Surabaya, Prof. Dr. Suryanto dari Universitas Airlangga, Prof. Ignatia Martha Hendrati dari UPN Veteran Jawa Timur, Dr. Suko Widodo dari Unair, serta Dr. Ing. Ir. Setyo Nugroho dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
Dr. Suko Widodo menyampaikan bahwa seleksi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam memajukan pendidikan di Kota Surabaya. Pansel, kata dia, berkomitmen menjaring figur yang memiliki integritas, kapasitas, serta visi strategis menghadapi tantangan pendidikan, termasuk transformasi digital dan etika komunikasi.
Seluruh unsur masyarakat dipersilakan mendaftar, mulai dari tokoh pendidikan, dunia usaha, organisasi masyarakat, hingga tokoh keagamaan. Setiap pendaftar diwajibkan menyusun esai maksimal 1.000 kata bertema “Misi Saya sebagai Anggota Dewan Pendidikan Kota Surabaya.”
Pemkot berharap Dewan Pendidikan periode 2026-2030 mampu menjadi mitra strategis dalam merumuskan kebijakan dan pengawasan pendidikan di Kota Pahlawan. (tas)

