Surabaya (prapanca.id) – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi secara resmi melantik Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) Kota Surabaya periode 2025–2029 di Graha Sawunggaling, Kantor Pemerintah Kota Surabaya, Jumat (6/2).
DPPI merupakan wadah resmi bagi para purna Paskibraka yang ditetapkan sebagai Duta Pancasila oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Pelantikan ini menjadi bagian dari upaya penguatan nilai-nilai Pancasila di tengah masyarakat, khususnya melalui peran aktif generasi muda.
Wali Kota Eri menegaskan bahwa pelantikan Duta Pancasila selaras dengan program Pemkot Surabaya, salah satunya Kampung Pancasila. Dalam program tersebut, para pemuda akan terjun langsung mendampingi masyarakat di tingkat kampung untuk mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
“Anak-anak muda akan turun langsung ke perkampungan. Mereka mendampingi warga untuk menjalankan nilai Pancasila, bukan sekadar mengucapkannya,” ujar Eri.
Menurutnya, pendampingan yang dilakukan Duta Pancasila mencakup berbagai aspek, mulai dari pengelolaan lingkungan seperti pemilahan sampah, penerapan smart living, hingga penguatan konsep smart city di tingkat RW dan kampung.
Wali Kota Eri menekankan bahwa seluruh aktivitas Duta Pancasila wajib dilaporkan kepada BPIP melalui sistem digital yang telah disiapkan. Para duta akan dibekali aplikasi khusus untuk mencatat kegiatan mereka di lapangan.
“Saya tidak ingin Duta Pancasila hanya menjadi slogan. Harus ada kegiatan nyata yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa masa depan Surabaya dan Indonesia sangat bergantung pada kualitas generasi mudanya. Dengan menjadikan Pancasila sebagai pedoman hidup, Eri meyakini kesejahteraan dan keadilan sosial dapat terwujud.
“Kalau Pancasila dijalankan, tidak akan ada kemiskinan di tempat kita berpijak,” pungkasnya. (tas)

