Surabaya (prapanca.id) – Universitas Airlangga (UNAIR) kembali menggelar Pengukuhan Penerimaan Mahasiswa Baru Program Pascasarjana Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Airlangga Convention Center (ACC), Surabaya, Selasa (27/1/2026).
Sebanyak 936 mahasiswa baru dari Program Doktor, Magister, Subspesialis, Spesialis, dan Profesi mengikuti prosesi pengukuhan yang dipimpin langsung oleh Rektor UNAIR beserta jajaran pimpinan universitas.
Dari jumlah tersebut, enam mahasiswa merupakan mahasiswa internasional penerima Airlangga Development Scholarship (ADS), masing-masing berasal dari Sudan (1 orang), Kazakhstan (2 orang), Yaman (2 orang), dan Pakistan (1 orang). Selain itu, tercatat pula penerima beasiswa rektor sebanyak tiga orang, beasiswa Pascasarjana empat orang, beasiswa guru 25 orang, serta 12 penerima beasiswa LPDP.
Rektor UNAIR, Prof Dr Muhammad Madyan SE MSi MFin, dalam sambutannya menyampaikan bahwa keputusan melanjutkan studi pascasarjana merupakan langkah strategis yang mencerminkan komitmen terhadap pengembangan keilmuan dan kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Jenjang pascasarjana menuntut kedalaman berpikir, ketajaman analisis, dan kemandirian akademik yang lebih tinggi. Para mahasiswa berada di garda terdepan inovasi dan riset untuk menjawab persoalan pada tataran teoritis dan filosofis,” ujarnya.
Prof Madyan juga mengingatkan nilai-nilai UNAIR HEBAT (Humble, Excellent, Brave, Agile, Transcendent) sebagai fondasi karakter sivitas akademika. Ia menegaskan bahwa UNAIR bukan sekadar institusi pendidikan, melainkan komunitas riset yang menjunjung prinsip Excellence with Morality.
“Nilai ini diharapkan membentuk lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkarakter kuat, berjiwa kepemimpinan, entrepreneurship, serta mampu merespons tantangan global dengan solusi inovatif,” tambahnya.
Lebih lanjut, Rektor UNAIR menekankan pentingnya kolaborasi multidisiplin, interdisiplin, dan intradisiplin dalam menjawab kompleksitas persoalan masa depan. Ia mendorong mahasiswa memanfaatkan fasilitas riset, jejaring dosen, guru besar, dan sesama mahasiswa secara optimal.
“Komitmen, ketekunan, kejujuran, dan etika luhur adalah kunci keberhasilan. UNAIR akan mendampingi perjalanan akademik saudara menuju puncak keilmuan dan profesionalisme,” pungkasnya. (tas)

