Surabaya (prapanca.id) – Pemerintah Kota Surabaya melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPT) Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya mulai mensosialisasikan penerapan parkir digital di kawasan Zona 1, Kamis (22/1/2026). Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya Pemkot Surabaya meningkatkan transparansi dan kualitas pelayanan parkir kepada masyarakat.
Kepala UPT Parkir Tepi Jalan Umum (TJU) Dishub Kota Surabaya, Jeane Mariane Taroreh, mengatakan bahwa sebelum penerapan dilakukan, Dishub telah melakukan pembekalan menyeluruh kepada para juru parkir (jukir). Pembekalan tersebut meliputi validasi data, pendataan jukir, hingga pembuatan rekening Bank Jatim bagi seluruh petugas parkir.
“Rekening dan aktivasi kartu ATM menjadi syarat penerapan parkir digital karena sistem pembayaran dilakukan melalui perangkat atau HP jukir. Pendapatan parkir langsung tersplit secara otomatis, 60 persen masuk ke kas Pemkot Surabaya dan 40 persen menjadi hak petugas parkir,” jelas Jeane.
Setelah proses validasi dan pendaftaran rekening rampung, Dishub Surabaya melakukan pendekatan jemput bola dengan mendatangi langsung para petugas parkir di lapangan. Langkah ini dilakukan agar penerapan parkir digital dapat segera direalisasikan mulai Januari 2026.
“Pembayaran untuk petugas parkir akan masuk H+1 langsung ke rekening masing-masing dan dapat dipantau secara transparan,” ujarnya.
Penerapan parkir digital tahap awal difokuskan di kawasan Zona 1 yang meliputi Jalan Tanjung Anom, Jalan Blauran, dan Jalan Genteng Besar. Kawasan ini dipilih karena memiliki tingkat aktivitas parkir tertinggi, seiring posisinya sebagai pusat perdagangan dan kawasan wisata Tunjungan Romansa.
Jeane menambahkan, sistem pembayaran parkir digital dapat dilakukan menggunakan kartu e-money, e-tol, maupun QRIS. Setelah transaksi, pengguna jasa parkir akan menerima struk sebagai bukti pembayaran resmi.
“Di perangkat akan muncul metode pembayaran, kode rekening pemkot, serta lokasi parkir. Tujuannya satu, transparansi dan kenyamanan masyarakat,” tegasnya.
Ke depan, Dishub Surabaya akan terus melakukan evaluasi dan sosialisasi agar penerapan parkir digital semakin optimal dan diterima luas oleh masyarakat. (tas)

