Jakarta (prapanca.id) – BSI Maslahat menyalurkan ratusan pouch olahan daging siap santap hasil dari Dam Haji Indonesia Tahun 2025 kepada enam yayasan di wilayah Jakarta dan Kota Tangerang Selatan. Penyaluran yang berlangsung pada Rabu dan Kamis (13-14 November 2025) ini merupakan bagian dari program pendistribusian daging Dam dan Hadyu Haji secara nasional.
Penyaluran ini difokuskan untuk mendukung perbaikan gizi anak dan ibu hamil, sekaligus berkontribusi dalam upaya percepatan penurunan angka stunting di Indonesia.
Distribusi daging Dam secara nasional telah diluncurkan sebelumnya oleh Menteri Agama, Nasaruddin Umar, di kantor BAZNAS, Jakarta, pada 8 September 2025. Dalam sambutannya, Menteri Agama mengapresiasi capaian Dam tahun ini.
“Tahun ini kita mencatat sejarah karena Dam Haji dapat tersalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan di Tanah Air,” ujar Nasaruddin Umar.
Pada tahun 2025, Dam yang terkumpul berasal dari 8.447 ekor domba atau kambing dengan nilai setara Rp21,3 miliar. Hasil pengolahan daging tersebut menghasilkan 211.075 pouch masakan daging Nusantara siap santap, seperti rendang, gulai, dan kari. Setiap paket berisi lima pouch olahan daging setara satu kilogram yang siap konsumsi.
BSI Maslahat, sebagai lembaga filantropi, mendapat amanah dari BAZNAS untuk turut serta dalam pendistribusian sebanyak 250 pouch daging olahan Dam.
Ke-250 pouch tersebut disalurkan kepada enam mitra yayasan, yaitu:
- Yayasan Rumah Ramah Sejahtera
- Yayasan Abdul Halim
- Yayasan Pondok Pesantren Sabiluna
- Panti Asuhan Al Khairiyah
- Yayasan Cahaya Srikandi
- Yayasan Remaja Masa Depan
Perwakilan dari salah satu yayasan penerima mengungkapkan rasa syukur atas bantuan ini.
“Kami sangat mengucapkan terima kasih atas pemberian daging kambing Dam Haji 2025. Semoga apa yang telah diberikan menjadi sangat bermanfaat bagi kami dan menambah keberkahan bagi BSI Maslahat,” ujarnya.
Melalui kolaborasi lintas lembaga seperti ini, pendistribusian daging Dam Haji diharapkan dapat berjalan lebih cepat, merata, dan tepat sasaran, khususnya bagi kelompok masyarakat yang paling membutuhkan. (anz)

