Jakarta (prapanca,id) – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-70 Lalu Lintas Bhayangkara, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meluncurkan aplikasi Digital Korlantas yang diharapkan menjadi tonggak baru dalam transformasi layanan lalu lintas Polri.
Acara peluncuran berlangsung di Auditorium Mutiara STIK-PTIK, Jakarta Selatan, pada Senin (22/9), dan menandai langkah besar menuju sistem pelayanan yang lebih modern, cepat, dan transparan.
Digital Korlantas: Layanan Terintegrasi dalam Genggaman Tangan
Aplikasi Digital Korlantas merupakan platform terintegrasi yang menyediakan berbagai layanan lalu lintas dalam satu aplikasi. Pengguna dapat mengakses layanan seperti pembuatan dan perpanjangan SIM, pengurusan STNK, serta pengajuan BPKB langsung melalui aplikasi ini.
Dengan kemudahan akses melalui Play Store dan App Store, masyarakat dapat mengakses layanan tanpa harus datang ke kantor Polri, menghemat waktu dan tenaga.
Fitur unggulan dari aplikasi ini adalah Digital ID, yang memungkinkan pengguna untuk mendigitalkan dokumen fisik mereka, sekaligus memperkuat keamanan verifikasi data pribadi. Inovasi ini diharapkan dapat meminimalisir kemungkinan terjadinya pemalsuan dokumen dan mempercepat proses administrasi.
Kapolri Tekankan Pentingnya Penggunaan Teknologi dalam Pelayanan Publik
Dalam sambutannya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa penggunaan teknologi digital dalam pelayanan publik sangat penting untuk memangkas birokrasi dan menutup celah penyalahgunaan.
Menurutnya, dengan hadirnya layanan berbasis digital, Polri dapat memberikan pelayanan yang lebih transparan, cepat, dan humanis kepada masyarakat.
“Pelayanan berbasis digital akan mempermudah masyarakat dan mengurangi ruang-ruang birokrasi yang rawan penyalahgunaan. Harapan kami, Korlantas semakin humanis, transparan, dan dekat dengan masyarakat,” ujar Jenderal Sigit.
Pameran Inovasi Teknologi Korlantas di HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-70
Selain peluncuran aplikasi Digital Korlantas, acara HUT Lalu Lintas ke-70 yang bertemakan “Lalu Lintas Modern yang Berkeselamatan Menuju Indonesia Emas” juga diwarnai dengan pameran berbagai inovasi teknologi yang dimiliki oleh Korlantas Polri.
Beberapa teknologi yang dipamerkan antara lain ETLE-FR (Electronic Traffic Law Enforcement), e-BPKB, SIGNAL, RFID (Radio Frequency Identification), TAA (Tanda Angkut Angkutan), dan program Polantas Menyapa.
Inovasi-inovasi ini bertujuan untuk semakin meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam sistem lalu lintas, serta memperbaiki keselamatan berkendara di Indonesia. ETLE-FR, misalnya, merupakan sistem yang memungkinkan penegakan hukum lalu lintas secara otomatis menggunakan kamera dan teknologi canggih, sementara e-BPKB akan mempermudah proses pengajuan dan pengelolaan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor secara elektronik.
Menuju Indonesia Emas 2045
Dengan peluncuran aplikasi Digital Korlantas dan pameran teknologi ini, Polri menunjukkan komitmennya untuk mendukung visi Indonesia Emas 2045, yakni Indonesia yang maju, berkeadilan, dan berbasis teknologi. Kehadiran aplikasi ini diharapkan akan mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan lalu lintas dengan lebih efisien, serta memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Polri.
Dengan peluncuran aplikasi Digital Korlantas, Polri membuka babak baru dalam layanan publik yang berbasis teknologi digital. Aplikasi ini tidak hanya akan memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses layanan lalu lintas, tetapi juga mengurangi potensi penyalahgunaan serta memperkuat transparansi dan akuntabilitas. Dengan berbagai inovasi teknologi yang terus dikembangkan, Polri semakin siap mendukung terciptanya sistem lalu lintas yang modern, aman, dan berkeselamatan, menuju Indonesia Emas di masa depan. (agu)

