Mataram (prapanca.id) – Provinsi Jawa Timur menunjukkan performa impresif di hari pertama pelaksanaan Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) VIII yang berlangsung di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (26/7/2025). Kontingen Jawa Timur berhasil mengantongi 25 medali, terdiri dari 9 emas, 7 perak, dan 9 perunggu.
Informasi ini disampaikan langsung oleh Ketua Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Jawa Timur, Hudiyono, berdasarkan laporan resmi dari para koordinator Induk Organisasi Olahraga (Inorga) yang mendampingi kontingen di lapangan.
“Ke-25 medali ini merupakan hasil kerja keras para pegiat yang sudah berlatih dengan sangat serius. Data kami himpun berdasarkan berita acara hasil pertandingan hingga pukul 18.00 WITA,” ungkap Hudiyono.
Karate Tradisional dan Panahan Jadi Lumbung Medali
Dari catatan KORMI Jatim, medali terbanyak diraih dari cabang karate tradisional. Inorga INATKF (Indonesia Traditional Karate Federation) menyumbang 12 medali: 4 emas, 5 perak, dan 3 perunggu. Sementara dari Inorga FKTI (Federasi Karate Tradisional Indonesia), Jatim meraih 6 medali: 3 emas, 1 perak, dan 2 perunggu.
Tak hanya itu, cabang panahan tradisional juga menyumbang prestasi. Inorga Fespati (Federasi Panahan Tradisional Indonesia) meraih 1 emas dan 1 perak. Sedangkan dari Inorga TBI (Tarung Bebas Indonesia), kontingen Jatim berhasil menambah 1 emas dan 4 perunggu.
Masih Ada Potensi Tambahan Medali
Hudiyono menyampaikan apresiasi atas perjuangan para atlet, pelatih, dan ofisial yang telah bekerja keras sejak awal pertandingan. Ia juga menyebut bahwa peluang penambahan medali masih terbuka dari cabang lain yang akan bertanding di malam hari dan esoknya.
“Saat ini pertandingan dari IESPA (Indonesia E-Sport Association) masih berlangsung malam ini. Kami berharap bisa menambah medali dari cabang e-sport,” ujarnya.
Tak hanya itu, ia menegaskan bahwa KORMI Jawa Timur akan terus memberikan dukungan moral secara langsung kepada semua kontingen yang akan bertanding di hari-hari berikutnya.
“Kami akan mengunjungi venue-venue Inorga yang masih bertanding untuk memberikan semangat kepada para pegiat, pelatih, dan ofisial agar performa mereka semakin optimal,” pungkasnya.
FORNAS atau Festival Olahraga Masyarakat Nasional merupakan ajang olahraga rekreasi yang mempertemukan berbagai komunitas olahraga tradisional dan modern dari seluruh Indonesia. Ajang ini menjadi sarana penting dalam pelestarian budaya, penguatan komunitas, dan peningkatan kebugaran masyarakat. (agu)

