
Pawai obor yang berlangsung meriah ini dipimpin langsung oleh Bupati Bogor, Rudy Susmanto, bersama jajaran Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga masyarakat umum dari berbagai wilayah Kabupaten Bogor. Kegiatan ini berlangsung khidmat dan semarak, memadukan nuansa religius dengan semangat kebersamaan masyarakat.
“Pawai obor ini kita maknai sebagai simbol perjuangan, semangat hijrah Rasulullah yang menginspirasi kita untuk membangun Kabupaten Bogor yang lebih baik. Momentum ini menjadi ajang kebangkitan, baik dari sisi spiritual, sosial, maupun pembangunan,” ujar Bupati Rudy dalam sambutannya.
Selain menyampaikan pesan spiritual, Rudy juga mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1447 Hijriah kepada seluruh masyarakat dan menyampaikan apresiasi atas tingginya antusiasme warga selama sebulan penuh rangkaian acara HJB.
Berbagai kegiatan telah digelar sejak 3 Juni 2025, mulai dari pameran budaya, bazar UMKM, job fair, hingga pawai obor sebagai penutup. Menurut Bupati, rangkaian ini adalah bentuk nyata dari semangat kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat untuk membangun Bogor secara berkelanjutan.
“Alhamdulillah, Hari Jadi Bogor ke-543 ini kita isi dengan banyak kegiatan bermanfaat. Semua ini adalah bentuk kebersamaan kita. Jika ada kekurangan selama pelaksanaan, saya atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Bogor mohon maaf yang sebesar-besarnya,” tambah Rudy.
Pemerintah Kabupaten Bogor mengusung tema kebangkitan pada peringatan HJB tahun ini, yang menitikberatkan pada penguatan budaya lokal, kolaborasi lintas elemen masyarakat, dan pemulihan ekonomi pasca-pandemi dengan melibatkan pelaku UMKM, tenaga kerja muda, dan komunitas dari berbagai kecamatan.
Dengan suksesnya pawai obor sebagai penutup, HJB ke-543 meninggalkan kesan mendalam dan diharapkan menjadi titik awal bagi Kabupaten Bogor untuk terus maju dan bersatu dalam harmoni serta semangat gotong royong. (agu)
